Pemenang Lelang Pemkot Serang Diminta Bekerja dengan Baik

0
83
Walikota Serang Syafrudin memberikan keterangan kepada wartawan.

SERANG – Pemkot Serang menggelontorkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk sembilan paket pembangunan infrastruktur. Yakni, jalan sepanjang 20 kilometer di delapan ruas dan satu kantor Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang.

Memastikan pembangunan sembilan paket tersebut, Walikota Serang Syafrudin mengumpulkan lurah dan penyedia barang dan jasa yang memenangkan lelang di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Rabu (21/8).

Langkah itu dilakukan untuk memastikan sembilan paket pembangunan yang menggelontorkan anggaran sebesar Rp10 miliar berjalan sesuai perencanaan. “Maksud dikumpulkan ini untuk dilakukan penekanan-penekanan kepada para pengusaha dalam rangka persiapan konstruksi pelaksanaan pekerjaan ini setelah kontrak konstruksi,” kata Syafrudin seusai pertemuan

Penekanan kepada para pelaksana yang memenangkan lelang dalam rangka persiapan pelaksanaan pekerjaan. Orang nomor satu di Pemkot Serang itu menginginkan para kontraktor mengerjakan sesuai spesifikasinya. “Pengerjaannya sesuai dengan anjuran kualitas dan pekerjaannya sesuai jadwal,” katanya.

Pekerjaan tersebut terkait sembilan pekerjaan yang terdiri dari delapan ruas jalan dan satu kantor kelurahan Banjaragung. “Jalan itu meliputi semua kecamatan dengan keseluruhan pembangunan 20 kilometer,” katanya.

Ia juga meminta kepada DPUPR Kota Serang untuk melakukan pengawasan untuk mencegah terjadinya pelanggaran baik secara administrasi ataupun spesifikasi bahan bangunannya.

Di tempat sama, Kepala DPUPR Kota Serang M Ridwan mengatakan, 20 kilometer jalan yang akan dibangun di antaranya ruas Jalan Majalawang Taktakan, Ciwuni Pasuluhan, Walantaka. “Tahun ini 20 kilometer dari sisa yang masih rusak jalan poros sepanjang 127 kilometer,” katanya. Ia menargetkan pembangunan selesai pada November mendatang.

Secara keseluruhan Ridwan mengaku pembangunan jalan dalam kondisi baik terus mengalami peningkatan. Pada awalnya baru 60 persen kini sudah mencapai 63 persen. “Untuk sisa jalan poros yang belum dimaksimalkan sepanjang 127 kilometer keadaannya dinilai masih cukup baik,” katanya.

Selain pembangunan jalan yang meningkat, ia mengklaim beberapa capaian pembangunan lainnya. Di antaranya perbaikan gedung pemerintahan sebagai pusat pelayanan kepada masyarakat seperti kantor Kecamatan Serang. Kemudian, Kelurahan Kepuren, Cilowong, dan lainnya. “Arahan dari Bapak Walikota tiap tahun untuk membangun kantor kelurahan dan kecamatan,” ujarnya. (ken/alt/ags)