Pemerintah Harus Total Bebaskan Siti Aisyah

DUKUNG AISYAH: Anggota DPR RI Yandri Susanto didampingi Kepala Desa Sindangsari Rohman (kiri) memberikan bantuan kepada orangtua Aisyah, Asriya, di kediaman Asriya Kampung Rancasumur, Pabuaran, Jumat (3/3) sore. FOTO: AHMAD LUTFI/RADAR BANTEN

SERANG – Pemerintah harus total dan serius menyelamatkan Siti Aisyah (25), warga Kampung Rancasumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, yang terancam hukuman gantung di Malaysia. Semua kemampuan harus dikerahkan untuk menyelamatkan satu nyawa itu.

Desakan itu disampaikan anggota Komisi II DPR RI Yandri Susanto saat mengunjungi kediaman orangtua Aisyah, Jumat (3/3) sore. Yandri menegaskan bahwa Aisyah adalah korban dari persekongkolan jahat internasional. “Aisyah ini lebih dari korban, oleh karena itu negara harus hadir dan meyakinkan pemerintah Malaysia bahwa kasus ini adalah sindikat kejahatan internasional yang menjebak orang-orang seperti Aisyah,” kata Yandri.

Yandri meyakini bahwa Aisyah tidak bersalah. Orang seperti Aisyah adalah orang lugu yang tidak paham dengan skenario besar seperti itu. “Saya minta Presiden Jokowi dan Ketua MPR untuk serius membebaskan Aisyah. Tadi (Jumat-red), saya sudah sambungkan telepon Ketua MPR kepada orangtua Aisyah,” ujar anggota Dewan dapil Banten 2 (Serang-Cilegon) ini.

Ketua MPR Zulkifli Hasan, sambung Yandri, memiliki kedekatan dengan Perdana Menteri Malaysia Tun Abdul Razak. “Saya kira Ketua MPR dapat melakukan lobi-lobi informal dengan Perdana Menteri Malaysia. Begitu juga dengan Presiden harus melakukan lobi-lobi ke sana. Jadi, kita harus melakukan apapun dari berbagai lini untuk membebaskan Aisyah,” tegasnya.

Lewat sambungan telepon ke orangtua Aisyah, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, siap untuk membantu Aisyah. “Ketua MPR dengan senang hati menyanggupi untuk membantu Aisyah. Saya akan kawal dan ingatkan Ketua MPR ini agar dapat melakukan upaya lobi-lobi ke sana (Malaysia-red),” ujarnya.

Saat mengunjungi kediaman Aisyah, Yandri juga memberikan bantuan untuk keperluan keluarga Aisyah sebesar Rp10 juta. “Mudah-mudahan bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Kunjungan Yandri ke kediaman orangtua Aisyah didampingi Kepala Desa Sindangsari Rohman pukul 17.15 WIB. Sebelum magrib, Yandri menyambungkan sambungan telepon Ketua MPR kepada orangtua Aisyah, Asriya. Lewat telepon itu, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengupayakan akan membantu Aisyah.

Sementara Asriya, orangtua Aisyah, mengucapkan terima kasih atas kedatangan Yandri. Asriya berharap agar kasus yang membelit anaknya cepat selesai. “Harapan saya semoga anak saya bisa cepat pulang dan berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Sindangsari Rohman. Ia juga berharap agar kasus Aisyah cepat selesai.

Aisyah terancam hukuman gantung karena diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Aisyah sudah menjalani sidang perdana di Malaysia dan didakwa dengan pasal pembunuhan. (Ahmad Lutfi/Radar Banten)