Pemerintah Pusat Prediksi Pembangunan Tol Tercapai hingga 1.800 Kilometer

SERANG – Pemerintah pusat memperkirakan pembangunan jalan tol di Indonesia bisa melebihi target, selama kurun waktu 2014 hingga 2019. Hingga 2019 mendatang, diperkirakan pembangunan tol bisa mencapai 1.800 kilometer (KM).

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo saat mengisi dialog sinergi membangun bangsa di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Senin (4/12).

“2014-2019 target pembangunan tol 1.000 kilometer. Jangan diragukan tidak tercapai, malah mungkin yang tercapai lebih yaitu 1.800 kilometer. Kenapa bisa tercapai, karena adanya perubahan paradigma,” kata Sugihardjo.

Paradigma yang dimaksud Sugihardjo yaitu terkait sumber pembiayaan yang digunakan untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur darat tersebut.

Sebelumnya, sumber pembiayaan pembangunan jalan tol maupun infrastruktur lainnya masih mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Saat ini, sumber pembiayaan bisa mengandalkan sumber lain.

“Kita dorong peran swasta, BUMN, nasional maupun internasional, yang terpenting asetnya aset pemerintah,” paparnya.

Dijelaskan Sugihardjo, meski pembiayaan bersumber dari luar keuangan negara, namun kendali atas aset infrastruktur tersebut tetap berada di tangan pemerintah.

“Di pembangunan infrastruktur, di Turki, melakukan pembangunan, tidak semua biayanya dari pemerintah. Kita cari pembiayaan dari luar tapi dikendalikan pemerintah,” kata Sugihardjo. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)