Para peserta pemilihan Duta Wisata mengunjungi salah satu destinasi wisata di Kecamatan Cibeber. Yaitu, Villa Ternak yang ada di wilayah Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber.

CILEGON – Ratusan peserta calon duta wisata mulai berguguran. Dari sekira 160 orang yang daftar, kini tersisa 20 orang. Dengan demikian, ada sebanyak 140 dinyatakan gugur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Seni dan Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Nelly Evalinda mengatakan, untuk seleksi awal sudah dilakukan di aula Setda II pada Rabu (28/3). “Hasilnya memang sebanyak 140 orang sudah dinyatakan gugur dan tersisa hanya 20 orang,” katanya kepada Radar Banten, kemarin (30/3).

Nelly menjelaskan, bagi peserta yang lolos berhak mengikuti karantina yang digelar pada 5-7 April. “Namun sebelum memasuki karantina, para peserta yang lolos akan mengikuti pra karantina sejak mereka dinyatakan lolos,” jelas Nelly.

Untuk kegiatan pra karantina, mereka akan mengikuti city tour seperti wisata ke Villa Ternak di Cikerai, Kecamatan Cibeber, serta ke kawasan industri PT Krakatau Steel (KS). “Selain itu, mereka juga akan diberikan pembekalan seperti materi tentang pembangunan Kota Cilegon yang akan disampaikan oleh Bapak Plt Walikota, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, materi tentang narkoba, dan beauty class, serta uji bakat,” ujar Nelly.

Sementara untuk acara grand final akan dilangsungkan di The Royale Krakatau Hotel pada 7 April mendatang sekira pukul 19.00 WIB sampai dengan selesai. “Mudah-mudahan acaranya berjalan lancar,” harap Nelly.

Terkait penilaian yang dilakukan dewan juri, Nelly menjamin semuanya objektif. Itu lantaran, dalam kegiatan tersebut, para dewan juri maupun panitia tidak ada kepentingan apa pun. “Dari dulu kami selalu objektif dan independen dalam setiap kegiatan pemilihan duta wisata dan budaya Kota Cilegon,” terang Nelly.

Lebih lanjut kata Nelly, tidak hanya dalam kegiatan pemilihan duta wisata, seluruh kegiatan yang digelar oleh Disparbud dipastikan objektif. “Ini lantaran memang kita tidak punya kepentingan apa-apa dalam event ini. Kepentingan kita cuma satu. Memajukan Cilegon melalui destinasi wisata. Salah satu caranya dengan menggelar pemilihan duta wisata,” lanjut Nelly.

Para peserta yang lolos, kata Nelly, tidak hanya akan diberikan pembekalan oleh Plt Walikota maupun pejabat Provinsi Banten. “Mereka juga akan diberikan pembekalan oleh Genpi (Gerakan Pesona Indonesia). Sebuah komunitas anak-anak muda yang mempromosikan destinasi dan event serupa. Genpi ini bentukan Kementerian Pariwisata,” imbuhnya.

Kepala Disparbud Tb Heri Mardiana berharap, melalui ajang pemilihan duta wisata tersebut, pihaknya bisa mendapatkan duta wisata yang berkualitas. “Dengan mendapatkan duta wisata pilihan yang berkualitas, diharapkan destinasi wisata yang ada di Cilegon bisa dipromosikan keluar Cilegon, bahkan keluar Banten. Jika memungkinkan, Cilegon bisa dikenal ke seluruh nusantara,” tandasnya. (mam/ibm/ira)