Pemilik Ribuan Butir Obat Keras Ditahan

0
695 views
Muhammad Syahril alias Syahril (kedua dari kiri) saat menjalani pemeriksaan di kantor Kejari Serang, Kamis (4/30)

SERANG – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Serang menahan Muhammad Syahril alias Syahril, tersangka kepemilikan ribuan butir obat keras di Rutan Polda Banten, Kamis (30/4). Warga Desa Payacut, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh tersebut ditahan usai penyidikan perkaranya rampung. “Perkara tersebut telah dilaksanakan tahap dua (penyerahan barang bukti dan tersangka-red) kemarin dari penyidik BPOM Serang. Kita sudah melakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Polda Banten terhadap tersangka,” kata Kasi Pidum Kejari Serang Yogi Wahyu Buana, Jumat (1/5).

Syahril ditetapkan tersangka dan mulai ditahan penyidik BPOM Serang pada Sabtu (7/3). Sebelumnya, petugas BPOM Serang menggerebek sebuah toko obat dan kosmetik Syahril di Jalan Trip Jamaksari, Simpang Tiga Cigabus, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan/Kota Serang. Toko obat dan kosmetik tersebut diketahui milik Syahril. “Kejadiannya (penangkapan-red) pada Jumat tanggal 6 Maret 2020 di sebuah toko obat dan kosmetik di daerah Kaligandu,” kata Yogi.

Adapun barang bukti yang diamankan dari lokasi penggerebekan 485 butir obat keras jenis tramadol, 735 butir obat kuning dengan logo MF dan tiga butir alprazolam. Selain obat-obatan barang bukti yang turut diamankan berupa produk kosmetik jenis naturgo mask 20 pcs, esther beauty soap 8 pcs, rose white dan natural cream 1 pcs, SJ Whitening SPA Soap 1 pcs dan barang bukti lainnya. “Barang bukti tersebut diamankan lantaran pemiliknya tanpa memiliki izin edar,” ucap Yogi.

Syahrial disangka melanggar Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dan, Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf a dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Rp2 miliar,” tutur Yogi.

Rencananya dalam waktu dekat perkara tersebut akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Serang untuk diadili. Saat ini JPU Kejari Serang akan menyusun surat dakwaan terhadap tersangka. “Kita akan selesaikan dulu penyusunan surat dakwaannya baru setelah itu berkas perkaranya kita limpahkan ke pengadilan,” tutur Yogi. (Fahmi Sa’i)