Pemilu 2019: PPP Targetkan Tiga Besar di Banten

0
153

SERANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten mengincar perolehan kursi untuk bisa masuk tiga besar pada Pemilu 2019. Untuk merealisasikan targetnya, DPW PPP optimistis mampu menempatkan kadernya di masing-masing daerah pemilihan (dapil), baik DPRD kabupaten kota, DPRD provinsi, maupun DPR RI.

Ketua DPW PPP Provinsi Banten Agus Setiawan mengatakan, pihaknya sejak Februari sudah membuka pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) di masing-masing dewan pimpinan cabang (DPC) di kabupaten kota se-Provinsi Banten. “Pendaftaran di seluruh cabang sudah dilakukan sejak Februari lalu. Sekarang sudah tahap pengembalian formulir. Mungkin minggu kedua bulan Juni kita sudah merilis susunan di seluruh cabang dan provinsi kecuali DPR RI,” ujar Agus usai menggelar talk show di salah satu stasiun radio di Kota Serang, Senin (7/5).

Agus menjelaskan, pihaknya membuka ruang kepada siapa pun. Secara umum di keseluruhan wilayah minimal perolehan kursi yang ada dipertahankan. Ia menargetkan, perolehan kursi diprediksi akan mengalami peningkatan, misalnya Kota Serang dari tiga kursi menjadi enam kursi, termasuk di kabupaten kota lainnya bisa mengisi di masing-masing dapil. “Di provinsi untuk masuk tiga besar meraih minimal sepuluh kursi. Pemilu lalu ada dua dapil yang tidak terisi, yaitu Lebak dan Kota Cilegon. Jika keduanya terisi maka target kita bisa terealisasi,” jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Agus mengaku, beberapa langkah yang dilakukan di antaranya memilih caleg yang kualifikasi secara integritas pemikiran, sikap, tindakan, dan melakukan pemenangan. Termasuk, mencalonkan kembali petahana agar PPP tetap meraup suara. “Kita selain seluruh incumbent (petahana) dipasang untuk tetap meraup suara. Ditambah bacaleg lain baik internal maupun eksternal. Seperti tokoh-tokoh pemuda, tokoh masyarakat,” katanya.

“Kita kombinasi dengan visi dan misi partai, ditambah satu penguatan sosiologis atau hubungan batin agar mampu meminimalisir pemilihan subjektif dan pragmatis,” sambung Agus.

Ia mengaku, hingga saat ini proses pendaftaran secara umum sudah hampir semua terisi di setiap dapil baik provinsi maupun kabupaten kota. Namun, kata Agus, pihaknya harus melakukan cek balancing terkait dengan keterwakilan perempuan. “Seluruh sudah hampir penuh. Yang harus dicek soal keterwakilan perempuan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Lajnah Pemenangan Pemilu (LPP) PPP Provinsi Banten Djuju Yumiarsih mengatakan, saat ini pihaknya masih membuka pendaftaran bagi bacaleg PPP. Baik dari internal partai maupun eksternal partai. Ia mengaku, pihaknya tidak memberikan persyaratan khusus. “Sampai saat ini baru 40 persen yang mendaftar ke kami. Dari jumlah tersebut kalau dipersentasekan, sebanyak 30 persen dari internal dan sepuluh persen dari eksternal,” pungkasnya. (Fauzan D/RBG)