Pemkab Geser Anggaran Seremonial dan Perjalanan Dinas

Ratu Tatu Chasanah

Untuk Penanganan Corona

SERANG – Pemkab Serang segera melakukan pergeseran anggaran untuk penanganan coronavirus disease (Covid)-19 di Kabupaten Serang sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk penanganan Covid-19 di daerah. Rencananya yang akan digeser anggaran untuk acara seremonial dan perjalanan dinas.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pihaknya sudah menerima surat edaran Mendagri tentang pencegahan virus corona di lingkungan pemerintah daerah. Edaran diterbitkan 17 Maret 2020. Dalam edaran, Mendagri menginstruksikan kepala daerah melakukan beberapa hal. Salah satunya optimalisasi penggunaan APBD yang memprioritaskan untuk penanganan dan pencegahan penyebaran virus Covid-19. “Kalau sudah ada dasar untuk dijadikan payung hukumnya, kita akan lihat anggaran di OPD, ada yang bisa pergeseran atau tidak,” ujar Tatu kepada Radar Banten melalui pesan WhatsApp, Sabtu (21/3).

Oleh karena itu, Tatu berencana menyisir anggaran yang bisa digeser untuk penanganan Covid-19. Menurutnya, anggaran yang bisa digeser berasal dari program penunjang, bukan anggaran program prioritas. Dijelaskan Tatu, anggaran akan digunakan untuk berbagai hal dalam penanganan Covid-19. Salah satunya pengadaan masker. “Kalau hand sanitizer itu kan efektifnya digunakan dalam kondisi darurat. Kalau ada air lebih bagus cuci tangan di air mengalir dengan sabun,” kata ibu tiga anak itu.

Tatu juga mengaku, sudah meminta seluruh instansi melakukan sterilisasi kantornya masing-masing. Termasuk memperhatikan kebersihan para pegawai. “Di dinas, kecamatan, kantor desa sudah diinstruksikan menyiapkan hand sanitizer,” tandas Ketua DPD Golkar Banten itu.

Senada disampaikan Asisten Daerah (Asda) III Pemkab Serang Ida Nuraida. Pihaknya segera melakukan pembahasan pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19. “Besok (hari ini-red) kita akan rapat, sudah ada instruksi dari bupati,” tegasnya.

Mantan Staf Ahli Bupati itu mengatakan, beberapa hal yang harus disiapkan Pemkab Serang juga sudah diperinci. Di antaranya soal alat pelindung diri tenaga medis dan kelengkapan ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang. “Anggaran yang akan digeser seperti perjalanan dinas dan program seremonial,” pungkas mantan camat Ciruas tersebut. (jek/zai/ags)