Ino S Rawita

LEBAK – Pemkab Lebak mendeklarasikan pencegahan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila di Alun-alun Rangkasbitung, Senin (19/3). Deklarasi dipimpin Pjs Bupati Lebak Ino S Rawita dan dihadiri Majelis Ulama Indonesia, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lebak.

Pjs Bupati Lebak Ino S Rawita dalam sambutannya mengatakan, kondisi akhir-akhir ini telah terjadi keresahan yang diakibatkan dari pergerakan ideologi yang menyimpang atau tidak sejalan dengan Pancasila, seperti indikasi penganiayaan tokoh agama, pergerakan LGBT, prostitusi, narkoba, isu SARA, dan hoaks.

“Oleh sebab itu, saya meminta kepada seluruh masyarakat Lebak agat menginformasikan jika bahaya tersebut ada. Jika ada yang mencurigakan segera laporkan ke pihak berwajib. Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencegahnya dengan kewenangan yang kita miliki masing-masing,” ujarnya.

Naskah deklarasi dibacakan Pjs Bupati Lebak dan diikuti oleh peserta deklarasi. “Dengan menyebut nama Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Bahwa menolak ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, seperti penyimpangan seksual, prostitusi, narkoba, miras, hoaks, dan ujaran kebencian, untuk Kabupaten Lebak yang Iman Aman Uman Amin,” ungkap seluruh peserta deklarasi di Alun-alun kota Rangkasbitung. (Omat/twokhe@gmail.com).

 

BAGIKAN