Pemkab Lebak Diminta Segera Perbaiki Jembatan Cipajajar di Cileles

Pengendara sepeda motor melintas di Jembatan Cipajajar di Kampung/Desa Cikareo, Kecamatan Cileles, kemarin. Foto Mastur/Radar Banten

LEBAK – Warga Cikareo, Desa Cikareo, Kecamatan Cileles mendesak Pemkab Lebak untuk segera memperbaiki Jembatan Cipajajar yang sudah dua bulan ini rusak mengalami rusak berat.

Jembatan yang berada di Jalan Rangkasbitung-Gunungkencana itu, kini tidak bisa dilalui tronton, karena badan jembatan yang tersisa kurang lebih tinggal satu setengah meter. Di sebagian badan jembatan, telah dipasang pelat besi. Namun, pemasangan pelat besi itu tidak menutup semua badan jembatan yang berlubang.

Iding, warga Cileles mengatakan, sudah lebih dari dua bulan Jembatan Cipajajar dibiarkan rusak. Padahal jembatan tersebut merupakan akses masyarakat menuju wilayah Lebak selatan dan sebaliknya. “Masyarakat di sini ingin agar Jembatan Cipajajar segera dibangun. Jangan sampai dibiarkan, karena kerusakan jembatan bakal tambah parah,” kata Iding kepada Radar Banten, Minggu (11/8).

Menurutnya, Jembatan Cipajajar saat ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan mobil pribadi saja. Untuk kendaraan besar, seperti tronton dan truk trailer dialihkan melintas ke ruas Jalan Saketi – Malingping, agar aman.

“Harapannya, di APBD perubahan ini ada alokasi anggaran untuk pembangunan Jembatan Cipajajar. Sebab jika tidak, maka kerusakan akan bertambah parah dan jembatan tidak bisa dilalui masyarakat,” katanya.

Dihubungi terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak Horison Nusadjati mengklaim, Pemkab sudah memprioritaskan pembangunan Jembatan Cipajajar, Kecamatan Cileles.

“Bupati Lebak telah memerintahkan kepada Dinas PUPR Lebak untuk segera menangani Jembatan Cipajajar. Karena itu, kita usulkan di APBD perubahan. Semoga usulan anggaran pembangunan jembatan itu disetujui DPRD,” harapnya.

Horison menerangkan, total anggaran yang diusulkan untuk pembangunan Jembatan Cipajajar kurang Lebih Rp700 juta. Usulan anggaran itu, kini sedang dibahas DPRD Lebak bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan jembatan di Cileles lumayan besar, yakni Rp700 juta. Dengan anggaran sebesar itu, saya ingin jembatan yang dihasilkan berkualitas dan tahan lama, sehingga bisa lebih optimal dirasakan masyarakat,” katanya. (tur/zis)