Pemkab Lebak Merespons Positif Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

0
3.140 views
Asda III Pemkab Lebak Feby (kedua dari kiri) dan Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Serang Didin Haryono (kedua dari kanan) saat FGD.

LEBAK – Pejabat Pemkab Lebak merespons positif program dan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk tenaga kerja formal dan non formal, perangkat desa, guru ngaji, ketua RT dan RW, serta pegawai non ASN. Program jaminan sosial dengan iuran yang sangat terjangkau, tapi manfaatnya sangat besar bagi peserta dan keluarga yang menjadi ahli warisnya.

Respons itu setelah mendapatkan penjelasan dari Kepala Badan Pelaksana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Serang Didin Haryono pada Focus Group Discussion Pemkab Lebak bersama BPJAMSOTEK Cabang Serang tentang Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja di Wilayah Kabupaten Lebak dalam Masa Pendemi Covid-19, di Setda Pemkab Lebak, Kamis (4/6).

Pejabat Pemkab Lebak yang hadir pada FGD, antara lain, Asisten Daerah (Asda) I Alkadri, Asda II Wawan Kuswanto, Asda III Feby Hardian Kurniawan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tajudin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Babay dan perwakilan sejumlah OPD.

Asisten Daerah III Bidang Administrasi dan Kesejahteraan Pemkab Lebak Feby Hardian Kurniawan saat membuka acara FGD mengungkapkan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan sangat bermanfaat bagi para pekerja. Hal itu dirasakan saat bekerja di sebuah perusahaan di Bandung. Setelah berhenti, ada jaminan hari tua (JHT) yang diperolehnya.

“Sungguh bermanfaat JHT bagi pekerja. Membantu ketika sudah berhenti bekerja dan untuk menyambung hidup,” ungkap Feby.

Respons positif juga disampaikan Asda II Wawan Kuswanto saat sesi diskusi. Wawan bahkan mengungkapkan pertanyaan soal perlunya asisten rumah tangga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Bahkan ia menyarankan kepada BPJAMSOSTEK Cabang Serang agar semakin masif menyosialisasikan program BPJAMSOSTEK kepada masyarakat lapisan bawah karena manfaat programnya sangat baik bagi masyarakat.

Sementara Asda I Alkadri bertanya perihal perlunya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tukang bangunan yang bekerja secara perseorangan. Ia juga bertanya soal masa perlindungan bagi para tenaga kerja honorer. “Apakah dikaver 24 jam atau hanya pada jam kerja saja,” ungkap Alkadri.

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Serang Didin Haryono antusias menjawab pertanyaan saat sesi diskusi. Ia memaparkan secara gamblang manfaat program BPJAMSOSTEK, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang dapat diikuti oleh pegawai non ASN dan para pekerja non formal seperti pedagang, termasuk para guru ngaji, honorer, dan marbot masjid. Bagi pekerja non formal dengan iuran Rp16.800, bila sakit karena mengalami kecelakaan kerja akan mendapatkan perawatan di rumah sakit sampai sembuh dan tidak ada batas biaya pengobatan. Apabila sampai meninggal dunia, para ahli warisnya akan mendapatkan santunan. “Meninggal bukan karena kecelakaan kerja atau sakit saja, dapat santunan Rp 42juta. Ini salah satu manfaatnya,” ungkap Didin.

Karena itu, momen FGD sekaligus silaturahmi bersama Pemkab Lebak ini untuk mengomunikasikan program jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai mandatori negara yang ditugaskan kepada BPJAMSOSTEK. “Supaya masyarakat Lebak tahu program BPJAMSOSTEK. Karena itu perlu dukungan penuh Pemkab Lebak agar program jaminan sosial ketenagakerjaan membumi. Hal ini juga sesuai visi misi Lebak Sehat, Lebak Sejahtera. Kami memiliki misi yang sama dan berkomitmen menyejahterakan masyarakat pekerja yang termasuk di dalamnya pekerja non ASN melalui jaminan sosial ketenagakerjaan,” ungkap Didin.

Didin menegaskan, program negara harus kami sampaikan kepada pejabat negara di Pemkab Lebak. “Kapan manfaat program ini dapat diterima oleh peserta? Begitu daftar langsung mendapatkan manfaat tanpa menunggu proses jeda,” ungkap Didin.

Di akhir acara, Didin menilai salut atas perhatian pejabat Pemkab Lebak terhadap program BPJAMSOSTEK. “Mereka terlihat tulus. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bu Iti Octavia sebagai Bupati Lebak atas dukungannya,” kata Didin. (aas)