Lokasi pembangunan pintu gerbang jalan Tol Serang-Panimbang di Bojongleles, Kecamatan Cibadak.

LEBAK – Pemkab Lebak telah menetapkan lokasi pengganti fasilitas umum yang tergusur pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang. Sekarang Pemkab sedang menunggu penggantian tanah dan bangunan yang terdampak proyek strategis nasional tersebut.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lebak Rina Dewiyanti menyatakan, penggantian tanah dan bangunan yang terdampak jalan tol tidak diganti dalam bentuk uang. Tapi dibangunkan kembali sesuai dengan bangunan sebelumnya. Untuk itu, BPKAD Lebak nantinya akan menerima aset dari pengembang.

“Jadi penggantiannya bukan dalam bentuk uang, tapi dibangunkan kembali sesuai dengan kondisi awal,” kata Rina Dewiyanti kepada wartawan, Rabu (8/5).

Menurutnya, fasilitas umum yang terdampak pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang di Lebak, yakni kantor Kecamatan Cibadak dan dua sekolah dasar di Kecamatan Cibadak dan Banjarsari. Penetapan lokasi fasilitas umum tersebut telah ditandatangani Bupati Iti Octavia Jayabaya.

Selanjutnya, pembangunan kantor kecamatan dan sekolah di lokasi yang baru diserahkan kepada pengembang. Dalam penetapan lokasi fasilitas pendidikan atau sekolah pemerintah daerah harus memperhatikan kondisi masyarakat di lapangan. Jangan sampai lokasi sekolah yang baru terlalu jauh dengan sekolah yang lama.

“Untuk yang sekolah kita berpikirnya hati-hati. Jangan sampai penlok pengganti ini nanti malah tidak ada muridnya, karena jauh dari jangkauan anak-anak sekolah,” ungkapnya. (Mastur)