Pemkab Raih Penghargaan Kemendagri

0
1.992 views
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menerima penghargaan dari Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori di Jakarta, Jumat (18/12).

Dinilai Kabupaten Sangat Inovatif

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang meraih anugerah Innovative Government Award (IGA) 2020 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Jumat (18/12). Penghargaan diberikan dengan Kategori Kabupaten Sangat Inovatif. 

Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri RI Muhammad Hudori kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di Hotel Sultan, Jakarta.  Sebelumnya, dalam satu hari Tatu menerima dua penghargaan sekaligus, yakni dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yassona H Laoly. Penghargaan dari Baznas terkait kategori kepala daerah pendukung kebangkitan zakat. Kemudian, dari Menkumham Tatu dianggap sebagai mitra kerja Kemenkumham. Menkumham juga memberikan penghargaan kepada Pemkab Serang sebagai kabupaten peduli hak asasi manusia tahun 2019 hari itu.

Sekadar diketahui, IGA digagas oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendagri RI sebagai upaya mendorong pemerintah daerah agar terus berinovasi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Upaya inovasi melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan peran serta masyarakat. Terakhir, dengan apa yang disebut peningkatan daya saing daerah. “Penghargaan ini hasil kerja keras dan kerja cerdas jajaran Pemkab Serang yang tidak kenal lelah menciptakan inovasi pelayanan. Dan inovasi daerah merupakan keniscayaan,” ujarnya.

Menurut Tatu, Balitbang Kemendagri RI sudah melakukan penilaian secara ketat. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan 12 puskesmas di Kabupaten Serang berpartisipasi dalam penilaian. “Penghargaan ini hasil kebersamaan, dan tentu atas partisipasi masyarakat,” katanya. 

Sejumlah inovasi Pemkab itu, yakni Sistem Aplikasi Informasi Publik (Sialip), elektronik Badan Usaha Milik Desa (e-BUMDes), Sistem Informasi Promosi dan Investasi (Sipromin), Sistem Manajemen Anti Suap (Simantap), Sistem Pelayanan Kepegawaian Elektronik (Simpel), Sistem Informasi Pembinaan Peserta Keluarga Berencana Aktif (Sippka), Rakyat Bersatu untuk Keluarga Berencana (Ratu Kencana), dan inovasi lainnya. “Alhamdulillah, Pemkab Serang punya 61 inovasi daerah. Dan dalam penghargaan ini meraih kategori Kabupaten Sangat Inovatif,” ucap politisi Golkar ini bangga. 

Menurut Tatu, penghargaan dari Kemendagri RI menjadi motivasi bagi Pemkab Serang untuk terus berinovasi memberikan pelayanan. “Sosialisasi kepada masyarakat harus diperkuat agar inovasi dan aplikasi yang dibuat benar-benar bermanfaat optimal,” pinta ibu tiga anak itu.

Sementara itu, Sekjen Kemendagri RI M Hudori yang mewakili Mendagri M Tito Karnavian mengatakan, IGA 2020 diberikan kepada pemda yang sudah membuat terobosan baru dan inovasi bermanfaat bagi bangsa dan negara. Katanya, inovasi harus ada dalam setiap nafas urusan pemerintahan, inovasi harus jadi visi pemda, inovasi jangan sebatas pengetahuan saja, melainkan harus bisa menjadi budaya dan katalis pertumbuhan investasi. Disebutkan Hudori, tingkat partispasi daerah pada IGA 2020 sebesar 89,3 persen atau diikuti 484 daerah, meliputi 34 pemprov, 360 pemkab, dan 90 pemkot. Jumlah inovasi terlaporkan sebanyak 14.897 atau meningkat 85 persen dari tahun 2019 lalu, yakni 8.014 inovasi. Secara lengkap, hasil penilaiannya, 195 pemda mendapat predikat ‘Sangat Inovatif’ terdiri atas 21 provinsi, 131 kabupaten dan 43 kota. Selanjutnya 44 pemda kategori ‘Inovatif’ terdiri atas 3 provinsi, 30 kabupaten dan 11 kota, 245 pemda ‘Kurang Inovatif’ terdiri atas 10 provinsi, 199 kabupaten dan 36 kota. “Kemudian 58 pemda dinyatakan disclaimer atau tidak dapat dinilai karena tidak melaporkan inovasinya sebanyak 55 kabupaten dan 3 kota,” sebutnya. (jek/zai)