Pemkab Sediakan Rp500 Juta, Untuk Perbaikan 130 Rumah

0
368 views
Dua rumah warga Kampung Pasirhoe, Desa Pasirloa, Kecamatan Sindangresmi yang rusak akibat diterjang angin puting beliung belum diperbaiki, Minggu (4/10). Pemkab baru mengalokasikan anggaran Rp500 juta untuk perbaikan rumah tersebut.

PANDEGLANG – Pemkab Pandeglang saat ini sudah menyediakan anggaran sebesar Rp500 juta untuk membantu perbaikan 130 rumah warga Sindangresmi dan Angsana yang rusak diterjang angin puting beliung. Dana tersebut berasal dari APBD Kabupaten Pandeglang pada pos anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT).

Asda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemkab Pandeglang Ramadani mengatakan, Pemkab kini telah melakukan pendataan jumlah rumah yang rusak itu, sehingga bantuan belum bisa diberikan. “Kita sediakan Rp500 juta, dicukupin buat 130 rumah warga yang rusak. Tetapi sekarang kita validasi data dulu, berapa yang rusak berat, sedang, dan rusak ringan,” katanya, kemarin.

Ramadani berjanji, Pemkab akan segera menyampaikan permohonan bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk tambahan. Soalnya, kata dia, anggaran yang dimiliki Pemkab cukup terbatas, khawatir tidak memenuhi kebutuhan masyarakat semua. “Kemarin sudah bantu sembako buat korban. Sekarang lagi diidentifikasi dan akan didata dulu, kita upayakan ke BNPB atau dana tidak terduga,” katanya.

Ramadani mengaku, tidak bisa berbuat banyak apabila harus membangun seluruh rumah warga yang rusak akibat bencana tersebut, karena ketersediaan anggaran yang dimiliki Pemkab tidak memungkinkan. “Bukan tidak full ngasih bantuan tetapi uangnya enggak ada. Tetapi memang kita harus hadir ditengah masyarakat yang membutuhkan bantuan,” katanya.

Ramadani menyebutkan, Pemkab bisa mengajukan perbaikan rumah warga yang rusak itu melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di tahun 2021 mendatang. “Tahun 2021 bisa saja kita ajukan lagi baik melalui BSPS atau pun RTLH. Hanya persoalannya sekarang masyarakat kita apakah mau sabar atau tidak menunggu realisasi bantuan itu,” katanya.

Dikofirmasi terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang Habibi Arafat menyarankan kepada Pemkab agar memprioritaskan pemberian bantuan kepada para korban bencana alam tersebut.

Soalnya, kata dia, saat ini kondisi masyarakat tersebut sangat membutuhkan bantuan. “Harus bisa diprioritaskan, karena kasihan masyarakat kita yang kena musibah. Tempat tinggal mereka rusak dan mereka juga membutuhkan bantuan lainnya. Jadi harus diprioritaskan betul-betul,” katanya. (dib/zis)