Pemkab Serang Bangun Sport Center di Tunjungteja dan Pabuaran

SERANG – Sebanyak dua sport center sedang dibangun Pemkab Serang di Kecamatan Tunjungteja dan Kecamatan Pabuaran. Dibutuhkan Rp14 miliar untuk menyelesaikan proyek pembangunan sarana olahraga publik tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan Pemerintahan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Toni Kristiawan melalui sambungan telepon seluler, kemarin. Kata Toni, pihaknya saat ini sedang membangun sport center. Anggaran proyek baru tersedia Rp3 miliar untuk dua lokasi.

“Kebutuhan anggaran untuk selesai semua Rp7 miliar satu lokasi (merujuk Rp14 miliar di dua lokasi-red). Sekarang baru Rp1,5 miliar,” ungkapnya.

Kata Toni, pihaknya saat ini baru sebatas membangun fisik di dua lokasi proyek sport center. Proyek dibangun di atas lahan seluas lebih dari satu hektare. Dengan anggaran Rp1,5 miliar, pihaknya baru bisa membangun aula dan trek lari. Pembangunan ditargetkan selesai pada November tahun ini.

“Waktu pelaksanaannya empat bulan. Semoga bisa terus dianggarkan tiap tahun supaya PR (pekerjaan rumah-red) kita tidak bertambah,” harapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Supriyadi mengatakan, pihaknya sudah mengajukan pembangunan sport center di lima kecamatan. Selain Kecamatan Pabuaran dan Tunjungteja, juga di Kecamatan Anyar, Padarincang, dan Kecamatan Tanara.

“Karena kedua kecamatan ini (Pabuaran dan Tunjungteja-red) lahannya sudah siap makanya didahulukan,” terangnya.

Dijelaskan Supriyadi, sport center akan dibangun dengan konsep stadion mini. Di dalamnya terdapat beberapa fasilitas olahraga dan ruang terbuka hijau (RTH). Sport center berfungsi untuk sarana olahraga dan RTH masyarakat. “Nanti ada lapangan bola, trek lari, dan lain-lain,” katanya.

Menurutnya, sport center dibutuhkan masyarakat untuk menunjang pemberdayaan pemuda dan olahraga di masyarakat. “Idealnya masing-masing kecamatan ada, ini bertahap,” pungkasnya. (jek/zai/ira)