Bupati Ratu Tatu Chasanah (kedua dari kiri) menunjukkan dokumen kerja sama yang telah ditandatangani dengan Kepala BPPT Unggul Priyanto (kanan) di sela-sela Kongres Teknologi Nasional di Jakarta, Senin (25/7).

SERANG – Pemkab Serang dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Telnologi (BPPT) bekerja sama dalam rangka implementasi Sistem Informasi Perencanaan, Penganggaran, dan Pengelolaan Keuangan Daerah Terpadu (Simral). Kerja sama ini ditandatangani oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di Jakarta, Senin (25/7).

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, BPPT akan membantu menerapkan Simral di Pemkab Serang. Melalui sistem ini setiap perencanaan pembangunan terintegrasi dengan penganggaran dan pengelolaan keuangan daerah.

Menurut Tatu, Simral merupakan wujud inovasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk membangun tertib administrasi dan terjaganya konsistensi data pembangunan daerah. Pengelolaan program dan kegiatan pembangunan serta pengelolaan keuangan daerah bisa dipertanggungjawabkan dan transparan.

Selain itu, kata dia, Simral juga akan memantapkan program prioritas Pemkab Serang dalam upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM). “Program satuan kerja akan fokus ke peningkatan IPM. Sistem ini akan membaca dan menganalisa secara langsung jika ada program yang tidak fokus ke IPM,” ujarnya di sela-sela Kongres Teknologi Nasional di kantor BPPT.

Kabag Pengendalian Pembangunan (Ekbang) Setda Pemkab Serang Rachmat Maulana mengatakan, dengan aplikasi tersebut, perencanaan di Kabupaten Serang akan lebih terarah. Kegiatan-kegiatan yang selama ini tumpang tindih di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga bisa dihindari. “Selama ini kita masih manual dari musrenbang sampai penyusunan perda. Padahal prosesnya cukup kompleks kalau melihat kuantitas SKPD dan jumlah wilayah yang kita miliki. Kalau tidak pakai aplikasi, kita akan sulit memonitor,” kata Rachmat.
Kata dia, selama ini, banyak terjadi perencanaan daerah yang berulang karena tidak ada sistem yang menyaring dan memantau dengan seksama. Selain itu, ada pula perencanaan yang melenceng dari visi misi yang ditetapkan oleh kepala daerah. “Uji coba Simral kita akan lakukan sekitar November-Desember,” katanya. (Armin)