Pemkab Serang Kekurangan 5.000 Pegawai

0
581 views

SERANG – Tahun ini sebanyak 250 aparatur sipil negara (ASN), mulai dari pelaksana hingga pejabat setingkat eselon II pensiun. Hal itu berdampak pada pegawai Pemkab yang terus berkurang. Berdasarkan rasio jumlah penduduk, Pemkab diklaim kekurangan 5.000 pegawai ASN.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Tb Entus Mahmud Shahiri mengungkapkan, per Februari tahun ini sebanyak empat pejabat ASN pensiun. Yakni, dua pejabat eselon IIIb dan dua pejabat eselon IVa. “Dalam satu tahun, kurang lebih 250 ASN yang pensiun, mulai dari pelaksana sampai pejabat eselon II,” ungkap mantan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) tersebut saat ditemui di halaman Pendopo Bupati, kemarin.

Dengan demikian, eselon di bawah pejabat pensiun berpotensi mengisi jabatan yang ditinggalkan. Semisal untuk mengisi pejabat eselon IIIb, diambil dari pejabat eselon IVa. Jika yang pensiun pejabat eselon IVa maka akan digantikan pejabat dari eselon IVb. “Kalau IVb, kita ambil dari pelaksana, promosi. Paling, di bawahnya yang berkurang,” terangnya.

Diakui Entus, saat ini kondisi Pemkab kekurangan banyak staf pelaksana. Mengacu pada indeks perbandingan jumlah penduduk dengan jumlah pegawai yang ada, terus membandingkan dengan rasio di pusat, kekurangan pegawai mencapai di atas 5.000 pegawai. “Sudah pasti mengganggu kinerja. Tapi, kita optimalkan yang ada. Makanya, keberadaan honorer K-2 cukup membantu saat Pemkab sedang kekurangan pegawai di beberapa posisi,” katanya.

Meski, kata Entus, secara nasional jumlah ASN dianggap melebihi. Namun, untuk Kabupaten Serang dengan jumlah penduduk mencapai 1,4 juta jiwa serta wilayahnya yang cukup luas, masih kekurangan pegawai. “Masih ada (kasi) kepala seksi yang tidak punya staf. Ada juga dua kasi, tapi stafnya satu. Kondisinya seperti itu, terutama di kecamatan,” jelas Entus, seraya menyampaikan jika PNS murni di lingkungan Kabupaten Serang saat ini mencapai 11.119 pegawai.

Senada disampaikan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Serang Zaenal Abidin. Akademisi Universitas Banten Jaya (Unbaja) itu mengatakan, kekurangan pegawai pun berlaku di Sekretariat DPRD. Pasca-rotasi dan mutasi, ada pejabat yang dipindah, tetapi belum ada penggantinya. Seperti di Bagian Risalah dan Persidangan. Belum lagi pejabat di kecamatan yang banyak dipromosikan “Maping Baperjakat belum sampai ke staf pelaksana, baru pejabat eselon III dan IV. Staf pelaksana itu, bagian masing-masing antar-lintas,” terangnya.

Lantaran itu, politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini akan berkoordinasi dengan BKPSDM soal penyebaran pegawai ASN. “Mungkin nanti Komisi I perlu roadshow ketenagakerjaan,” pungkasnya. (Nizar S/Radar Banten)