Pemkab Serang Pecat Tiga Guru yang Perkosa Siswi

Sekda Pemkab Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri

SERANG – Pemkab Serang menjatuhkan sanksi tegas kepada tiga oknum guru di salah satu sekolah negeri di Kecamatan Cikeusal yang memperkosa siswi. Ketiganya akan diberhentikan secara tidak hormat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, ketiga oknum tenaga pendidikan tersebut sudah tidak layak berada di lingkungan sekolah. Karena itu, pihaknya akan memberikan sanksi tegas.

“Yang guru honorer saya sudah meminta kepala Dindik untuk langsung memberhentikan, yang PNS saya minta BKPSDM untuk memberhentikan sementara, setelah proses hukum inkrah baru diberhentikan secara tidak hormat,” katanya ditemui di halaman Pemkab Serang, Selasa (18/6).

Informasi yang diterima Entus, dari tiga oknum guru tersebut, satu di antaranya merupakan aparatur sipil negara (ASN) dan dua lainnya honorer. Pihaknya memastikan tidak akan memberikan bantuan hukum apapun untuk tersangka.

Baca juga: Bejat! Tiga Oknum Guru Diduga Perkosa Tiga Siswi

Sebelumnya diberitakan, tiga oknum guru salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Cikeusal, Kabupaten Serang, diduga telah memperkosa tiga siswinya, Selasa (19/3) lalu. Perbuatan bejat itu mengakibatkan salah satu korban dikabarkan hamil empat bulan.

Peristiwa tragis terungkap itu setelah salah satu korban berinisial DO diketahui hamil. Didampingi keluarganya, DO melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Serang, Selasa (11/6) lalu. Informasi dugaan pemerkosaan itu juga didengar oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten. LPA kemudian memutuskan untuk mendampingi korban.

Berdasarkan informasi yang diperoleh LPA, selain DO, ada dua siswi lain yang juga menjadi korban perkosaan. “Yang saya ketahuinya inisialnya DO. Dia baru lulus SMP. Dua lagi belum lapor, tapi kami akan cari informasi kedua korban tersebut,” kata Ketua LPA Banten Uut Lutfi kepada wartawan, Kamis (13/6). (Abdul Rozak).