Pemkab Serang Tampung Limpahan Kuota Transmigrasi

SERANG – Pemkab Serang menampung limpahan kuota program transmigrasi dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) atas penawaran Pemprov Banten. Pemkab menerima tambahan kuota transmigrasi sebanyak lima kepala keluarga (KK) yang akan ditempatkan di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh.

Kepala Bidang (Kabid) Transmigrasi pada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang Risma Fitriani Siregar mengatakan, pihaknya menerima tambahan kuota program transmigrasi yang merupakan limpahan dari Kota Tangsel. Kuota transmigrasi dilimpahkan Tangsel karena tidak ada peminat. “Pemprov menyampaikan siapa yang mau mengambil kuota itu (jatah kuota program transmigrasi Tangsel-red), dan kita bersedia. Kuoatanya lima peserta untuk ditempatkan di Aceh,” ungkap Risma kepada Radar Banten di ruang kerjanya, Jalan Abdul Fatah Hasan, Kota Serang, Senin (5/8).

Risma mengaku, pihaknya sudah menyosialisasikan tambahan kuota program transmigrasi kepada masyarakat. Ia menargetkan, masyarakat yang mengikuti program transmigrasi berasal dari Kecamatan Pamarayan. Risma mengaku masih kesulitan mencari warga yang bersedia mengikuti program. “Sebelumnya, sudah ada yang minat, tapi ngundurin diri. Mungkin karena belum paham kondisi di Aceh seperti apa. Ada juga yang tidak mendapat restu istri,” terangnya.

Ia menargetkan, bisa mendapatkan calon transmigran untuk ditempatkan di Kabupaten Simeulue pekan ini. Apalagi, pemerintah pusat sudah meminta data peserta transmigran dari Kabupaten Serang. “Minggu ini harus gencar mendapatkan calon transmigran. Tinggal dua atau tiga KK lagi yang belum. Kita butuh warga yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.           

Kepala Seksi Penempatan dan Pemindahan Transmigrasi pada Disnakertrans Kabupaten Serang Etty Sumiati menambahkan, jumlah peserta transmigrasi di Kabupaten Serang tahun ini sebanyak 10 KK. Terbagi atas lima KK untuk ditempatkan Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh dan lima KK untuk di Kabupaten Pohuwanto, Provinsi Gorontalo. Untuk lima KK yang akan ditempatkan di Gorontalo, pihaknya sudah mendapatkan peserta dari Kecamatan Cinangka. Kata Etty, ke-10 KK nanti akan diberangkatkan bersamaan dengan transmigran kabupaten kota lain di Provinsi Banten. Pemberangkatan akan dilakukan pada November atau Desember 2019. “Berangkatnya berbarengan dengan 35 KK lain asal Banten,” ujarnya. (jek/zai/ags)