Kepala Seksi (Kasi) Pemasaran dan Pengolahan Tanaman Pangan Hurtikultura pada Dinas Pertanian Kabupaten Serang Ierna Sania Sari mengecek kondisi bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) yang masih mulus di kantor Dinas Pertanian Kabupaten Serang, Jumat (17/5)

SERANG – Bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Serang, berupa mesin perontok padi dan pemipil jagung dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI dinilai masih minim. Tahun ini, Kabupaten Serang hanya menerima 30 unit mesin, jauh dari kebutuhan yang mencapai 326 unit mesin.

Kepala Seksi (Kasi) Pemasaran dan Pengolahan Tanaman Pangan Hurtikultura pada Dinas Pertanian Kabupaten Serang Ierna Sania Sari mengatakan, pihaknya tahun ini sudah menyerahkan bantuan alsintan perontok padi dan pemipil jagung kepada kelompok tani (poktan) di beberapa kecamatan. Antara lain Kecamatan Pontang, Tanara, Kramatwatu, Pamarayan, Tunjungteja, dan Kecamatan Petir. “Bantuan alsintan masih kurang. Masih jauh dari kebutuhan,” keluh Ierna kepada Radar Banten di ruang kerjanya, Jalan Martadilaga, Kota Serang, Jumat (17/5).

Ierna mengaku, pihaknya banyak menerima proposal permohonan bantuan alsintan dari petani di berbagai wilayah. Bahkan, ada yang sampai tiga permohonan bantuan dari satu kecamatan. Agar bantuan merata, pihaknya hanya memberikan satu kecamatan satu alsintan. “Idealnya sih satu desa satu alsintan,” terangnya.

Kata Ierna, proses penyerahan bantuan alsintan masih tahap pengiriman bantuan dan verifikasi data petani calon penerima bantuan. Pihaknya sudah menerima bantuan 22 alsintan. “Kita tinggal tunggu sisa delapan unit lagi (alsintan-red) yang belum dikirim dari pusat (menyebut Kementerian Pertanian-red),” ungkapnya.

Dijelaskan Ierna, poktan yang mengajukan permohonan bantuan alsintan harus melewati proses verifikasi data. Persyaratannya, petani harus memiliki lahan padi atau jagung, adanya kesesuaian pengajuan bantuan dan mesin yang dibutuhkan, serta pertania tersebut harus benar-benar membutuhkan bantuan alsintan tersebut. “Kita sangat selektif dalam menyerahkan amanah bantuan alsintan ini,” katanya.

Selain mesin pemipil jagung dan perontok padi, pihaknya juga menerima bantuan mesin traktor. Menurut Ierna, alsintan membantu petani pada musim panen. “Bantuan alsintan juga mendorong produktivitas hasil pertanian,” tandasnya.

Terkait itu, anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Petir Abu Bakar mengaku, pihaknya sudah menerima bantuan alsintan berupa mesin pemotong padi. Namun, diakuinya, jumlah alsintan yang diterima petani di wilayahnya masih kurang. “Kalau cuma satu atau dua petani, ya kurang. Kan di sini yang membutuhkan banyak,” tukasnya. (Haidar)