Pemkab Turuti Siswa SDN Sadah yang Enggan Pindah

0
50

SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang akan menuruti keinginan siswa-siswi SDN Sadah, Desa Kaserangan, Kabupaten Serang, untuk tetap bersekolah di gedung madrasah diniyah. Pasalnya, saat audiensi siswa tetap enggan dipindahkan ke SDN Sentul II.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan hingga selesainya proses pembangunan gedung sekolah yang baru, diperkirakan Agustus 2018. Pihaknya akan berusaha menyelesaikan pengadaan lahan yang baru.

“Saya jelaskan dari proses mulai pengadaan lahan sampai gedung ini terbangun. Kalau lancar saja, sampai dapat lahan di bulan Desember ini. Kami hitung mundur proses lelang tahapan, segala macam itu baru bisa Agustus 2018,” ujar Tatu usai audiensi bersama masyarakat Kampung Sadah di Pendopo Pemkab Serang, Kota Serang, Senin (4/12).

Padahal, lanjutnya, beberapa kendaraan akan disiapkan sebagai sarana transportasi 94 siswa SDN Sadah untuk bersekolah.

“Mereka berembuk, orangtua tidak mau dipindahkan. Saya tidak mendengar keinginan dari dinas atau masyarakat. Saya mendengarkan keinginan dari anak-anak, yang merasakan di dalam itu, gimana ruang kelas dengan kondisi seperti ini,” ungkapnya.

Pada intinya, Tatu akan menuruti apa yang anak-anak mau. Yakni, dengan menjaga supaya gedung madrasah yang dipakai siswa SDN Sadah, dalam kondisi aman. “Dalam arti enggak bocor secara fisik, tidak akan ambruk sampai bangunan ini (baru-red) selesai,” tuturnya.

Ia sekaligus mengklarifikasi bahwa ruangan tersebut bukan bekas kandang kerbau. “Sempat dipakai ngangon kebo (kerbau), tapi bukan tempat tinggal kerbau,” kata Tatu mengonfirmasi pada media. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)