Pemkot Cilegon Alokasikan Rp8 Miliar untuk Mobil Lurah

Pengendara sepeda motor melewati deretan mobil dinas di Setda Kota Cilegon. Para lurah di Kota Cilegon juga akan mendapatkan mobil dinas baru pada akhir tahun ini. Foto Bayu/Radar Banten

CILEGON – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon mengalokasikan anggaran sekira Rp8 miliar untuk pengadaan mobil dinas 43 lurah. Dana sebesar itu sudah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2019.

Kepala BPKAD Kota Cilegon Maman Mauludin menjelaskan, mobil yang akan diberikan kepada para lurah adalah tipe minibus. “Sekarang anggaran kan sedang di Pemprov, nanti nunggu disahkan dulu. Setelah itu langsung lelang,” ujar Maman di sela-sela acara peringaran Tahun Baru Islam di Islamic Center Cilegon, Rabu (11/9).

Maman menuturkan, pengadaan kendaraan dinas itu untuk menunjang aktivitas para lurah dalam melaksanakan program-program pemerintahan. “Makanya setelah adanya mobil dinas diharapkan pelayanan terhadap masyarakat serta realisasi program-program pemerintah bisa semakin baik,” tuturnya.

Lurah sebagai pimpinan tertinggi di lingkungan dinilai menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat serta mensukseskan program-program yang telah dicanangkan walikota dan wakil walikota melalu masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Lurah menjadi perwakilan pemerintah yang harus hadir secara langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya mobil dinas diharapkan peran dan fungsi lurah bisa berjalan dengan baik dan optimal,” harap Maman yang juga Plt Kepala Bappeda Cilegon.

Sebelumnya para lurah diberikan mobil rental sebagai operasional. Namun, pada tahun lalu, terjadi gagal lelang sehingga selama setahun terakhir para lurah terpaksa menggunakan kendaraan bekas dari sejumlah OPD.

Sementara itu, Wakil Ketua Paguyuban Lurah Kota Cilegon Muhriji mengapresiasi langkah pemerintah dalam pengadaan mobil dinas untuk para lurah. Adanya pengadaan mobil dinas itu, kata dia, merupakan bukti nyata komitmen pemerintah.

Menurutnya, keberadaan mobil dinas sangat penting untuk menunjang aktivitas lurah yang berhadapan langsung dengan masyarakat. “Mobil dinas bisa mempermudah mobilitas para lurah dalam melayani masyarakat. Selain itu, mobil itu juga bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Muhriji.

Selama ini, menurut Muhriji, lurah-lurah di Kota Cilegon telah bekerja dan melayani masyarakat semaksimal mungkin. Menurutnya para lurah menyadari jika jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalani dengan baik dan semaksimal mungkin. (bam/ibm/ags)