Pemkot Cilegon Bongkar Lapak PKL di Pasar Baru Kranggot

CILEGON – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membongkar lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan masuk dan keluar Pasar Baru Kranggot, Kecamatan Jombang, Selasa (6/8).


Pantauan Radar Banten, pebertiban dilakukan sejak pukul 09.00, Kepala Disperindag Kota Cilegon Tb Dikrie Maulawardhana dan Kepala Satpol PP Kota Cilegon Juhadi M Syukur terlihat ikut serta dalam penertiban.


Pada penertiban itu, Disperindag dan Satpol PP tidak langsung membongkar paksa lapak yang ditempati para PKL atau membawa barang dagangan para pedagang di sepanjang akses masuk dan keluar pasar.


Para pedagang diperingati dan diminta untuk menertibkan barang-barangnya. Namun bagi lapak yang terlihat kosong, petugas langsung merapikan dan membongkar lapak itu. 


Kepala Disperindag Kota Cilegon Tb Dikrie Maulawardhana menjelaskan, kali ini pihaknya bersama Satpol PP melakukan tindakan persuasif kepada para pedagang. Diharapkan langkah ini dipahami dan ditindaklanjuti oleh para pedagang dengan menertibkan barang oleh mereka sendiri.


“Kita berikan waktu tujuh hari. Tujuh hari pasca lebaran (Idul Adha), jika masih melanggar akan dibongkar paksa,” ujar Dikrie kepada wartawan di sela-sela penertiban.


Di sepanjang jalan masuk dan keluar Pasar Keranggot itu tercatat sebanyak 163 PKL. Pihaknya meminta kepada para pedagang untuk tidak lagi berjualan di lokasi terlarang itu dan pindah ke hanggar yang telah disiapkan.


Hanggar yang berada tepat di sampng kiri jalan keluar pasar itu mampu menampung 200 para pedagang. Jika tidak cukup, Disperindag masih memiliki dua hanggar yang bisa ditempati untuk berjualan.


“Untuk pindah ke hanggar tidak dipungut biaya, hanya retribusi, di sini (sepanjang jalan) mereka juga tetap kena Rp1.000 sehari,” ujarnya.

Kepala Satpol PP Kota Cilegon Juhadi M Syukur menjelaskan, agar para pedagang tidak kembali berjualan di akses masuk pasar, pihaknya akan membangun tiga pos yang dijaga dua orang anggota Satpol PP di setiap pos 


Untuk penertiban kali ini, Satpol PP Kota Cilegon mengerahkan 80 personel. “Hari ini peringatan saja, jika nanti masih melanggar baru tindakan tegas,” paparnya. (Bayu Mulyana)