Pemkot Cilegon Diminta Kembalikan Lahan Produktif

0
123
CILEGON – Persatuan Masyarakat Asli Gusuran (PMAG) Kota Cilegon berkumpul di pesisir Pantai Tanjung Peni, Kelurahan Warnasari, Minggu (5/10). Sembari membakar ikan dan sate bebek puluhan warga Cilegon ini membahas keberadaan industri yang semakin menyempitkan lahan pertanian, laut, dan permukiman warga.

Obrolan santai namun serius ini disebut PMAG dengan Komunikasi Rekan Sejawat (Konres). Konres ini rutin dilaksanakaan dalam setiap minggunya.

Mengingat mendekati peringatan hari Pahlawan yang biasa diperingati secara nasional pada setiap 10 November, PMAG pun kali ini membahas tentang kepahlawanan.

“Semoga di peringatan hari pahlawan baik para anggota dewan (DPRD Cilegon), eksekutif, para ASN, dunia pendidikan dan industri bangkit motifasinya untuk dapat berjiwa pahlawan. Membantu sesama, yang lemah dan berkekurangan. Dimulai dari orang yang terdekat atau tetangga,” ujar Ketua PMAG Cilegon, Sunardi.

Dalam membantu orang yang terdekat, Kepada Pemkot Cilegon dalam hal ini adalah warganya, Sunardi meminta meminta agar dapat mengembalikan fungsi lahan agar tetap menjadi produktif. Ia menyebut wilayah Cilegon yang digunakan industri dulunya sebagian besar adalah pertanian dan perairan atau laut.

“Pemkot tidak boleh dininabobokan dengan CSR. Masyarakat harus sejahtera dengan hasil laut ikan yang banyak dan swasembada pangan. Kota Industri tapi malah hak untuk bekerja dan mendapatkan imbalan serta perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja kalau dipersentasekan belum ada sekitar 70 persen,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)