Pemkot Cilegon Masih Butuh Ribuan Pegawai

0
519 views

CILEGON – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Mahmudin mengatakan berdasarkan data beban kerja yang ada Pemkot Cilegon masih kekurangan ribuan pegawai. Saat ini jumlah pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Cilegon sebanyak 5.100 orang.

Hal itu diungkapkan Mahmudin saat acara sosialisasi penyusunan Bezzeting dan formasi pegawai Pemkot Cilegon, di Aula Setda Pemkot Cilegon, Kamis (16/2).

“Jika melihat ril nya Pemkot Cilegon dibutuhkan mencapai 6.500 an ASN. Kalau sekarang ini kan ASN di Cilegon berjumlah sekitar 5.100, jadi kekurangan sekitar 1.300 lebih pegawai,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati mengatakan, berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang pedoman perhitungan kebutuhan pegawai berdasarkan beban kerja dalam rangka penyusunan formasi PNS ditegaskan perencanaan SDM aparatur dalam rangka memenuhi kebutuhan pegawai ASN di lingkungan kementrian atau lembaga Pemda haru mempercepat proses adminitsrsi serta menjamin keakuratan data terkait dengan peta jabatan, jumlah pegawai, posisi penempatan pegawai, alokasi kekurangan dan kelebihan pegawai agar menghitung semua beban kerja tenaga fungsional yang ada di seluruh SKPD agar dapat diketahui kebutuhan pegawainya.

“Ini yang kadang kita tidak bisa cepat untuk menyampaikan data yang diminta oleh BKD atau sekarang BKPP. Masih ada SKPD yang lambat, termasuk laporan keuangan daerah. Padahal sudah dikasih tenggat waktu tapi masih ada yang terlambat. Nah ini kerugiannya kalo sekarang e bezzeting tidak cepat juga mungkin Cilegon juga tidak kebagian,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Sekda, pihaknya memohon dengan sangat dari seluruh SKPD untuk bisa segera merespon agar tidak terjadi keterlambatan.

“Namanya formasi kebutuhan pegawai ini juga dibutuhkan, selain itu untuk bisa merespon keinginan masyarakat Cilegon ingin menjadi PNS dan masalah lainnya yang kekurangan staf, untuk itu tolong ini jangan menunggu lagi dan jangan sampai ada kata terlambat,” ujarnya. (Riko)