Pemkot Serang Bakal Beri Honor Guru Ngaji

0
729 views
Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin (kanan) usai mengumpulkan camat dan lurah se-Kota Serang, Jumat (22/3).

SERANG – Kabar gembira bagi guru mengaji di Kota Serang. Pemkot Serang bakal memberikan insentif atau honor kepada guru ngaji di musala, masjid atau rumah di perkampungan.

Saat ini Pemkot baru melakukan pendataan jumlah guru ngaji yang masuk dalam kategori. Honornya bakal diberikan pada APBD Perubahan 2019.

Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, pemberian insetif atau honor sebagai bentuk pengakuan Pemkot. Sebab, selama ini mereka belum pernah tersentuh. “Insetif itu berapa disesuaikan dengan kemampuan. Ini baru tahapan sosialisasi,” katanya usai mengumpulkan seluruh camat dan lurah se-Kota Serang di Rumah Makan Kebun Kubil, Cipocokjaya, Kota Serang, Jumat (22/3).

Dari data yang lama ada sebanyak 6.624 guru ngaji. Namun, sebagian ada yang masuk ke dalam guru ibtidaiyah yang sudah diberi honor melalui dana hibah. Untuk itu, harus ada pendataan baru agar tidak terjadi tumpang tindih honor.

Honor guru ngaji ini melalui alokasi anggaran kegiatan pada kegiatan pendidikan non-formal di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang. “Makanya kita data dulu melalui camat, lurah dan RT/RW,” kata Subadri.

Kepala Dindikbud Banten Ahmad Zubaidillah menambahkan, syarat dapat honor antara lain minimal berusia 25 tahun dan maksimal 60 tahun, dan mengusai ilmu tentang Al Quran, pengetahuan keislaman. Lalu, memiliki surat keterangan dari RT/RW sebagai guru ngaji, dan sudah mengabdi selama dua tahun sebagai guru ngaji. (Ken Supriyono)