Pemkot Serang Gelar Sosialisasi Cegah Tipikor Pengadaan Tanah

Suasana sosialisasi
Suasana sosialisasi

SERANG – Antisipasi tindak pidana korupsi dalam pengadaan tanah, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang lakukan sosialisasi ke tiap-tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Kalau di Kota Serang selama 8 tahun ini, memang belum terjadi kasus, namun karena di tahun 2016 ini Pemkot akan banyak melakukan pembebasan lahan tanah,” ungkap Asisten Daerah (Asda I) Kota Serang Dudung Budi Priatna, usai membuka acara ‘Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Bagi Aparatur dalam Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum’ di salah satu Hotel di Kota Serang, Senin (14/3/2016).

Dudung menjelaskan, pembangunan yang akan terlebih dahulu melakukan pembebasan lahan tanah, seperti untuk SDN Cijawa, Bantuan Provinsi Ciputri untuk sarana parawista, pembebasan jalan lingkar utara dan beberapa pembebasan lahan lainnya.

Lebih lanjut, Dudung mengatakan, bahwa sesuai dengan aturan yang ada, untuk melakukan pembebasan lahan tanah, secara normatif terlebih dahulua, menyiapkan dokumen perencanaan seperti study kelayakan, persiapan diantaranya melakukan sosialisai, apparsial, menetapkan lokasi, dan pelaksanaan jual beli tanah, tanahnya jangan kata orang, tetapi langsung pembayaran dihindari pihak ketiga, tetapi langsung ke pemilik lahan, yang langkah terakhir sertifikasi, yang menetapkan bahwa tanah merupakan milik Pemkot.

“Kalau salah satu dari rangkaian tersebut tidak dilakukan maka, akan masuk dalam kategori dugaan tindak pidana korupsi,” katanya.

Sementara itu, Kabag Hukum Pemkot Serang, Yudi Suryadi mengatakan, acara ini dilakukan sebagai upaya pencegahan, sehingga program yang dilakukan pemkot tidak merugikan keuangan daerah. “Sedia payung sebelum hujan. Kalau terjadi kesalahan, maka capenya akan melibatkan kita semua,” tandasnya. (Fauzan Dardiri)