Pemkot Serang Perpanjang PSBB Dua Pekan 

0
762 views
Anggota kepolisian mengecek pengguna jalan tol di check point.

SERANG – Pemkot Serang akan memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 28 September hingga 11 Oktober 2020. Rencana ini telah dikoordinasikan Walikota Serang bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Serang, 23 September 2020. 

PSBB Tahap kedua ini rencananya akan menghilangkan delapan pos Check Point yang dianggap tidak efektif. Pemkot di PSBB lanjutan ini akan mengintensifkan penyemprotan disinfektan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

Kepala Bagian Hukum Pemkot Serang, Subagyo membenarkan jika PSBB Tahap Kedua akan dilakukan mulai 28 September 2020. “Perwalnya keluar hari Senin, PSBB akan berlangsung selama dua pekan,” ujarnya kepada Radar Banten, Jumat (25/9).

Subagyo menjelaskan, acuan penerapan PSBB tahap kedua ini yakni Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.214- Huk/2020 tentang Perpanjangan Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Provinsi Banten Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. “Pertimbangan utamanya karena terdapat penambahan jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19,” katanya. 

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan mengatakan, pada penerapan PSBB tahap kedua ini, peran BPBD melakukan penyemprotan bersama DLH. “Hasil evaluasi kemarin di rapat bersama Pak Wali, check point dihapuskan diganti dengan penyemprotan disinfektan,” katanya. 

Dikatakan Diat, penerapan check point di delapan titik dianggap tidak efektif karena jumlah kasus positif Covid-19 terus mengalami peningkatan. “Jumlah pasien terkonfirmasi positifnya bertambah. Jadi, diganti dengan penyemprotan disinfektan,” terangnya. 

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang, W Hari Pamungkas mengatakan, penghapusan check point karena dianggap tidak efektif. “Ke depan tidak ada Check point,” katanya. (Fauzan Dardiri)