Pemkot Siapkan Desain Flyover untuk Frontage

0
383 views

SERANG – Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada Kemenhub memberikan izin sementara kepada Pemkot Serang untuk melanjutkan pembangunan jalan frontage yang menyisakan jalan sebidang pada perlintasan rel kereta api.

Izin tersebut berlaku dua tahun sampai Pemkot Serang bisa membangun flyover atau underpass pada jalan alternatif yang menyambungkan wilayah Kaligandu dan Unyur. “Alhamdulillah setelah dari 2018 pembangunan ini terhambat, kita sudah dapat izin dari Dirjen Perkeretaapian,” kata Walikota Serang Syafrudin usai mendampingi pihak Ditjen Perkeretaapian meninjau lokasi tanah sebidang tersebut, Rabu (9/10).

Setelah mendapat izin untuk melanjutkan jalur pada tanah sebidang kereta api itu, ucap Syafrudin, pihaknya langsung membuat perencanaan. Dari dua alternatif underpass dan flyover, Syafrudin lebih memilih flyover. “Prinsipnya kami siap, dan kami akan segera membuat progres perencanaan flyover. Dan dalam waktu dua tahun ini atau 2021 kita sudah bikin flyover,” ujarnya.

Untuk kelanjutan jalan yang terputus, lanjut Syafrudin, akan segera dibangun pihak DPUPR Kota Serang. “Secepatnya kalau bisa dalam minggu ini sudah bisa digunakan,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPUPR M Ridwan mengatakan, setelah minggu ini surat izin resmi keluar pihaknya langsung melakukan pembangunan lanjutan frontage pada tanah sebidang tersebut. “Sekarang lagi dibuat berita acara dari peninjauan. Begitu izin keluar langsung kita mulai,” katanya.

Untuk flyover sendiri pihak DPUPR harus lebih dahulu membuat detail engineering desain (DED). “Kita target pembuatan DED selesai 2019 ini, begitu sudah ada langsung kita mulai,” katanya.

Pembangunan flyover ditaksir akan menghabiskan biaya sekira Rp30 miliar. “Untuk itu akan terus kita lakukan koordinasi dengan Ditjen Perkeretaapian, dan jeda waktu yang mereka berikan akan kita pakai untuk jalan sebidang,” ujarnya. (Ken Supriyono)