TANGERANG – Pemkot Tangerang melalui Dinas Perumahan Permukiman (Disperkim) dalam program bedah rumah tahun ini ditargetkan rampung. Dari target 1.000 rumah tak layak huni (RTLH), sudah terbangun 800 unit.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang Dafyar Eliyadi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan ke sejumlah lokasi yang mendapatkan bedah rumah. Tujuannya agar pembangunan yang terus   diawasi cepat selesai. ”Untuk sisa nya bagi masyarakat yang belum mendapatkan bedah rumah masuk dalam tahap akhir,” kata Dafyar, Minggu (2/9).

Dafyar merinci, bedah rumah sejak tahun 2015 telah dibangun 1.040 unit, di tahun 2016 meningkat menjadi 1.405 unit. Sedangkan di tahun 2017 lebih banyak lagi yakni 1.889 unit. Sementara, di tahun 2018, pihaknya

menargetkan pembangunan dari 1.000 unit baru dibangun 800 unit. ”Dalam program bedah rumah ini setiap tahun kami ada peningkatan. Dan pembangunannya selesai,” terangnya.

Dafyar mengaku, tahun depan pihaknya akan menerapkan konsep baru dalam pembangunan bedah rumah ini. Konsep baru tersebut, yakni pembangunan tersebut tidak menggunakan paku sama sekali. ”Konsepnya sedang kami rancang. Tunggu saja nanti hasilnya,” kata Dafyar.

Dafyar mengatakan, pembangunan rumah instan tersebut tak memerlukan waktu yang lama. Sehingga dapat diselesaikan dalam waktu lima hingga enam hari. ”Luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah instan pun cukup standar. Tetapi biaya yang dibutuhkan memang masih cukup tinggi,” terangnya.

Untuk konsep rumah tak pakai paku, kata dia, Disperkim masih melakukan tahap perancangan sebelum benarbenar direalisasikan. Di antaranya adalah memberikan pelatihan kepada tenaga lapangan dalam proses pembuatannya sehingga bisa menekan biaya yang tinggi. ”Jadi ke depan untuk  program bedah rumah akan dilaksanakan  dengan sistem rumah instan ini dan kini masih dalam tahap perancangan,” ujarnya.

Dafyar menambahkan, kemungkinan pembangunan rumah instan ini akan dilakukan pada tahun mendatang dalam program bedah rumah selanjutnya. ”Mudah-mudahan saja tahun depan sudah bisa diterapkan rumah tanpa paku ini,” katanya.

Terpisah, Kabid Pembangunan Disperkim Kota Tangerang Hadi Baradin mengatakan, pihaknya sedang fokus

merampungkan program bedah rumah di tahun ini. Karena di tahun ini targetnya cukup lumayan banyak.  Alhamdulillah mudah-mudahan saja rampung sesuai  dengan target,” pungkasnya. (gun/dai/ sub)