Pemohon Pendistribusian Air di Kabupaten Diprediksi Bertambah

0
155 views
BPBD Kabupaten Serang dibantu mahasiswi mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di Desa Laban, Kecamatan Tirtayasa, Senin (5/8). Foto BPBD For Radar Banten

SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang memprediksi, pemohon bantuan pendistribusian air di Kabupaten Serang diprediksi bertambah. Pendistribusian air ke desa yang mengalami krisis air ditargetkan berlangsung hingga September.      

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Serang Shadatullah mengatakan, pihaknya mendistribusikan 10 ribu liter air menggunakan kendaraan water supply setiap hari kepada wilayah yang mengalami krisis air. “Kita targetkan sih (pendistribusian air-red) sampai September,” ungkap Shadatullah di ruang kerjanya, Jalan Raya Kitapa, Kota Serang, Senin (5/8).

Diungkapkan Shadatullah, ada sepuluh desa dari enam kecamatan yang memohon bantuan pendistribusian air bersih. Pengiriman air bersih dilakukan sehari dua kali, pagi dan siang. Pihaknya selalu tanggap membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih. “Kita juga bekerja sama dengan mahasiswa di Kota Serang yang sedang pengabdian,” terangnya.

Rachmat, Pelaksana Harian Pusdalops BPBD Kabupaten Serang menambahkan, setiap pengiriman dua unit kendaraan water supply ke setiap desa, masyarakat selalu meminta tambahan air. “Sudah dikirim dua unit mobil tangki, minta nambah lagi lima unit,” ujarnya.

Dijelaskan Rachmat, satu unit kendaraan water supply berkapasitas 5000 liter bisa mengisi 60 tong air berukuran besar untuk 200 kepala keluarga (KK) di satu desa. “Tapi, namanya masyarakat kurang saja. Pada minta nambah. Mungkin nanti saya ajukan estimasi penambahan air ke atasan,” katanya.

Muhit, warga desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa mengaku, wilayahnya mengalami krisis air bersih. Bahkan, ia mengaku pernah belum mandi sampai tiga hari. “Bantuan dari BPBD masih kurang. Harusnya setiap hari ngirim air ke sini,” harapnya. (mg06/zai/ags)