SERANG – Pemerintah Provinsi Banten menganggarkan Rp 300 milyar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun ini untuk penataan kawasan wisata religi dan cagar budaya Banten Lama.

“Ini baru mulai sesuatu sesuai harapan masyarakat. Prosesnya sudah kami mulai. Penganggaran dari Provinsi, anggarannya dari perubahan, secara bertahap akan kami adakan lagi 2018 ini. Kerja-kerjanya diserahkan pada SKPD masing-masing sesuai kopetensi,” ujar Gubernur Banten Wahidin Halim, di Gedung DPRD Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, Rabu (16/8).
Tahap pembangunan awal, kata dia, Pemprov sedang formulasikan dan membahas bersama-sama, hal-hal apa yang dilakukan pada tahapan pertama ini. Misalnya, kebersihan memerlukan tenaga kebersihan, mobil kebersihan dan lain sebagainya.
“Apa yang menjadi master plan Kota Serang akan menjadi rujukan kami baik tata ruang, pelaksanaan dan teknisnya,” paparnya.
Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menambahkan, penataan Banten Lama mengacu pada master plan Kota Serang agar tidak tumpang tindih dalam kaitan program kerjanya yang sudah disepakati melalui MOU antara Pemprov, Pemkab dan Pemkot Serang.
“Kalau di perubahan masih di verifikasi. Jadi kami akan verifikasi yang betul-betul mendapatkan prioritas utama, yang berkaitan misalnya keberihan, pengembangan masuk dalam pembuatan jalan Banten Lama, nanti setelah selesai di verifikasi baru bisa diinformasikan mana yang menjadi prioritas,” terangnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).