Pemprov Banten Berikan Motivasi Terhadap Anak Putus Sekolah

Dinas Pendidikan Provinsi Banten

Dinas Pendidikan Provinsi Banten

PANDEGLANG – Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya memberikan perhatian terhadap anak-anak di Provinsi Banten. Khususnya terkait pendidikan. Tidak hanya anak-anak yang berada di sekolah formal, namun juga anak-anak yang berada di lembaga pendidikan non-formal. Kemudian, bukan hanya anak-anak yang saat ini sedang menikmati pendidikan, tapi juga anak yang putus sekolah.

Salah satu upaya perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Banten adalah memotivasi anak-anak yang putus sekolah. Ini dipandang perlu agar anak-anak tersebut terus optimis dan berfikir positif demi masa depan mereka yang lebih baik.

dindikadv6jun16_1Selain itu, motivasi tersebut pun diberikan agar anak-anak tersebut tidak merasa minder dan malu. Bisa kembali bersemangat untuk melanjutkan menuntut ilmu.

Pemprov Banten memberikan motivasi tersebut melalui program Penuntasan Pekerja Anak (PPA) yang diselenggarakan di MTS Malnu Kadu Kaung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Ketua Umum Pelopor Muda Banten, Agus Nurul Husna memberikan motivasi agar mereka kembali bersemangat untuk melanjutkan pencarian ilmunya. “Sementara ini saya hanya sekedar memberi motivasi dan mengkoordinasikan kepada pemerintah setempat agar mereka bersemangat kembali untuk melanjutkan pendidikan di tingkatan masing-masing,” kata Agus Nurul Husna, motivator sekaligus Ketua Umum Pelopor Muda Banten (PMB), Selasa (24/5).

Foto: tbmbarokah-cilegon.blogspot.com
Foto: tbmbarokah-cilegon.blogspot.com

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Engkos Kosasih Samanhudi mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten saat ini terus berupaya meningkatkan perhatian dan pelayanan terhadap masyarakat Banten khususnya di bidang pendidikan. Bagaimana pun menurut Engkos, pendidikan merupakan kebutuhan penting untuk masa depan Banten umumnya, khususnya masyarakat itu sendiri.

“Program-program pembangunan dan pendidikan untuk masyarakat setiap tahunnya terus kami suguhkan dan rumuskan, itu tak lain agar semua masyarakat di dalamnya termasuk anak-anak bisa mendapatkan pendidikan,” ujarnya.

Foto: tbmbarokah-cilegon.blogspot.com
Foto: tbmbarokah-cilegon.blogspot.com

Salah satu fokus yang saat ini tengah dilakukan Pemprov Banten terkait pendidikan yaitu program ‘Satu Desa, Satu Taman Baca’. Untuk sementara ini, Dindik Banten akan fokus di wilayah Banten Selatan dan wilayah pesisir. Yakni Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Kabupaten/Kota Serang di wilayah pesisir. Program ‘Satu Desa, Satu Taman Baca’ sendiri merupakan tindak lanjut dari program penuntasan buta aksara.

Terkait anak yang putus sekolah, Engkos melanjutkan, jika digali dan diperhatikan lebih dalam, anak-anak tersebut memiliki potensi yang sangat besar dan berkontribusi untuk pembangunan Provinsi Banten. Namun hanya karena beberapa persoalan, seperti persoalan ekonomi, potensi tersebut tidak bisa tergali dan terpaksa anak tersebut putus sekolah. (ADVERTORIAL/Dinas Pendidikan Provinsi Banten)