Pemprov Banten Berikan Penghargaan Pada Kepala Sekolah Hingga Siswa Berprestasi

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Guru dan Siswa berprestasi dari berbagai bidang mulai tingkat provinsi, nasional sampai internasional se-Provinsi Banten. Penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur Banten Rano Karno, bertempat di Pendopo Gubernur Banten di KP3B, Curug Kota Serang, Jumat (5/8).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Engkos Kosasih Samanhudi menyebutkan, beasiswa dan bantuan pendidikan tersebut diberikan kepada 377 orang yang terdiri dari pengawas sekolah berprestasi sebanyak 6 orang, kepala sekolah berprestasi 5 orang, guru berprestasi 9 orang, siswa SMA berprestasi 249 orang dan siswa SMK berprestasi 108 orang.

“Penghargaan kami berikan berupa uang pembinaan dalam bentuk tabungan di Bank Jabar Banten dengan total senilai Rp857.500.000,” kata Engkos.

Menurut Engkos, beasiswa dan bantuan pendidikan tersebut bersumber dari APBD Banten 2016, tujuannya untuk memacu prestasi para siswa agar lebih baik dalam berbagai bidang kegiatan, baik yang berskala provinsi, nasional dan internasional serta meningkatkan kinerja, disiplin, dedikasi serta loyalitas guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah di Banten, demi tercapainya mutu pendidikan. Selain itu, bantuan beasiswa tersebut juga untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan.

“Saat ini jumlah sekolah tingkat SMA di Banten mencapai 642, dan sekolah yang mencetak prestasi sebanyak 105 sekolah. Itu artinya prestasi tiap sekolah hampir merata,” katanya.

dindik5ags16_2Sementara itu, Gubernur Banten Rano Karno menjelaskan, pendidikan merupakan salah satu bidang yang diprioritaskan di Banten. Hal ini kata dia, tidak terlepas dari keyakinan bahwa untuk mencapai sebuah tujuan atau keberhasilan, termasuk membangun suatu daerah atau bangsa, yang terpenting adalah faktor sumber daya manusianya.

“Pendidkan bagi saya adalah hal yang utama, karena ujung tombak pembangunan. Makanya pemerintah mewajibkan APBD harus 20 persen diberikan untuk pendidikan,” kata Rano.

Rano berharap penghargaan kepada guru, kepala sekolah, pengawas dan siswa-siswi berprestasi ini dapat mendorong motivasi, dedikasi, loyalitas dan profesionalisme yang pada gilirannya akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja dan prestasi kerja yang pada akhirnya menghasilkan SDM berkualitas, produktif, kreatif, dan kompetitif.

“Prestasi ini harus mampu menjadi motivasi dan inspirasi bagi semua yang belum berkesempatan menjadi yang terbaik di setiap jenjang. Saya berharap semoga ke depan akan muncul para pengawas sekolah, guru dan siswa berprestasi yang baru dan mampu meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Banten,” katanya.

Berbagai upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, lanjut Gubernur telah banyak dilakukan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah, namun demikian upaya-upaya tersebut masih perlu untuk dikembangkan dan ditingkatkan.

“Kita sepakat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat, pihak swasta dan para stakeholder lainnya. Bahkan di tengah kurangnya sarana dan prasarana pendidikan di Banten, putra-putri Banten masih banyak yang berprestasi. Saya yakin begitu infrastruktur dan sarana prasarana Banten diperkuat, anak-anak Banten akan menjadi nomer satu dan masa depan Banten jauh lebih gemilang,” katanya. (Fauzan Dardiri)