Pemprov Banten Mau Beli Lahan untuk Rumah Dinas Gubernur Rp 15 Miliar

0
400 views

SERANG – Pemprov Banten berencana membangun rumah dinas (rumdin) gubernur Banten pada 2017. Pembangunan rumdin gubernur diawali dengan melakukan feasibility study (studi kelayakan) dan pengadaan lahan pada awal 2017.

“Alokasi anggaran untuk pengadaan lahan rumah dinas gubernur sekitar Rp15 miliar di tahun 2017. Tapi, itu harus dilakukan FS (feasibility study)-nya dulu untuk menentukan lokasi lahannya,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Banten Hudaya Latuconsina kepada wartawan di Masjid Raya Albantani, KP3B, Kota Serang, Jumat (9/12), sebagaimana dilansir Radar Banten hari ini.

Hudaya menuturkan, feasibility study direncanakan selesai dalam kurun waktu tiga bulan. Baru kemudian dilanjutkan dengan penilaian oleh tim appraisal. “Proses FS membutuhkan waktu karena harus melalui sejumlah tahapan. Di antaranya, tahap identifikasi, tahap analisa, tahap evaluasi, hingga tahap penentuan keputusan,” katanya.

Menurutnya, tahun 2017 Pemprov Banten tidak hanya menganggarkan pengadaan lahan untuk pembangunan rumdin gubernur, tetapi juga untuk pembangunan Islamic Center. “Usulannya dari Biro Umum, FS-nya ditarget selesai tiga bulan. Selanjutnya, proses appraisalnya dan itu paling tidak harus tiga titik untuk pembanding, tidak boleh satu. Baru kemudian dipilih satu dari tiga itu yang lebih efisien,” ungkapnya.

Dikatakannya, pengadaan lahan untuk Islamic Center anggarannya jauh lebih besar dari rumdin gubernur. Ini dikarenakan Islamic Center harus dibangun di pusat kota. “Anggaran pengadaan lahan Islamic Center sebesar Rp50 miliar,” jelasnya.‎

Hudaya belum bisa memastikan target pembangunan rumdin gubernur sampai kapan. Menurutnya, pembangunannya akan bergantung dari proses FS. “Ya, kalau FS-nya sesuai target, pembangunannya bisa lebih cepat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekda Banten Ranta Suharta membenarkan bahwa Pemprov Banten pada 2017 mengalokasikan anggaran untuk pengadaan lahan rumdin gubernur dan Islamic center. “Tahun depan kita anggarkan untuk pengadaan lahannya, ya bertahap karena pembebasan lahan kan tidak gampang,” katanya.

Saat ini, lanjut Ranta, Pemprov Banten hanya memiliki rumdin untuk wakil gubernur, sementara rumdin gubernur yang lokasinya berada di pendopo lama sudah dijadikan kawasan Museum Banten. Dengan kondisi seperti itu, pembangunan rumdin gubernur sangat mendesak untuk segera dibangun. “Detailnya silakan tanya ke Bappeda. Yang pasti anggaran untuk pengadaan lahannya sudah disiapkan tahun depan,” katanya.

Sebelumnya, Plt Gubernur Banten Nata Irawan mengatakan, pembangunan Islamic Center yang paling mendesak untuk segera direalisasikan mulai tahun depan oleh Pemprov Banten. Sementara, pembangunan untuk rumdin gubernur disesuaikan dengan kebutuhan.

“Masyarakat Banten sangat menunggu pembangunan Islamic Center, apalagi setelah Banten berhasil meraih juara umum MTQ Nasional. Selain sebagai pusat pengembangan dan pendidikan Islam, Islamic Center juga sebagai tempat pembinaan qari qariah sehingga Banten bisa mempertahankan gelar juara umum,” katanya. (mg12/air/dwi)