JAKARTA, RADARBANYEN.CO.ID – Pemprov Banten meraih dua penghargaan dalam Anugerah Adinata Syariah 2023.
Penghargaan yang diraih Pemprov Banten yaitu pada kategori Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan Ekonomi Pesantren serta kategori Program Inkubasi Usaha Syariah.
Anugerah Adinata Syariah 2023 digelar oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Penilaian dilaksanakan sejak bulan Oktober 2022 lalu.
Ada 10 kategori yang diperebutkan, seperti kategori keuangan syariah, kategori industri halal, keuangan sosial syari’ah, keuangan mikro syari’ah, pengembangan pendidikan dan kebudayaan ekonomi pesantren, sektor ekonomi hijau dan berkelanjutan, kategori kelembagaan daerah yang difokuskan kepada pengembangan ekonomi syariah tingkat daerah.
Kemudian kategori zona kuliner halal, aman dan sehat, kategori program inkubasi usaha syariah dan kategori program inovasi sektor ekonomi syariah.
Anugerah diserahkan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati kepada Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar.
“Alhamdulillah dari 10 kategori itu, kita mendapatkan dua kategori juara, yakni kategori Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan Ekonomi Pesantren dan kategori Program Inkubasi Usaha Syariah,” ungkap Al Muktabar usai menerima Anugerah Adinata Syariah 2023 di Gedung The Tower Jl. Gatot Subroto No. 27 Jakarta, Jumat, 26 Mei 2023.
“Yang lebih penting ini akan terus kita kembangkan ke depannya. Karena kita tahu di Banten jumlah umat muslim dan pesantrennya sangat banyak. Jika ini berkembang, maka kesejahteraan masyarakat akan lebih baik,” lanjut Al Muktabar dikutip dari siaran pers.
Kata Al Muktabar, dalam waktu dekat Pemprov Banten akan membentuk Komite Daerah Keuangan dan Ekonomi Syariah (KDKES).
Dijelaskan, pengembangan ekonomi syariah bagian dari penilaian kinerja Pemerintah Daerah.
“Programnya, nanti kita akan sinkronkan dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Mudah-mudahan ini bisa menjadi pendorong dalam pembangunan, kemaslahatan, pemerintah dan kemasyarakatan di Provinsi Banten,” jelasnya.
Sementara, Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin yang juga sebagai Ketua Harian KNEKS mengungkapkan, arah kebijakan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia sejalan dengan arah ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, dimana saat ini terus bergulir ke arah yang positif.
Dikatakan, pangsa pasar ekonomi syariah di Indonesia pada tahun 2022 mencapai 45,66 persen terhadap perekonomian nasional atau meningkat 3,45 persen dari tahun 2021. Penguatan UMKM menjadi salah satu hal yang menjadi prioritas untuk terus dikembangkan.
“Perluasan akses melalui sistem pembiayaan syari’ah terus kita dorong sehingga nanti Indonesia bisa menjadi pusat dan pengembangan produk halal dunia,” ucapnya. *
Editor: Aas Arbi