Pemprov Banten Setujui Upah Minimum Sektoral Kota Tangerang dan Kota Cilegon

0
1.690 views
Ilustrasi

SERANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten menyetujui usulan kenaikan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) tahun 2017 dari  Pemkot Tangerang dan Pemkot Cilegon.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinakertrans Provinsi Banten Untung Saritomo mengatakan, untuk Kota Tangerang, UMSK yang disetujui sesuai usulan yaitu tujuh persen dari besar UMK untuk kelompok satu, lima persen untuk kelompok dua, dan tiga persen untuk kelompok tiga. UMK Kota Tangerang tahun 2017Rp 3.295.075,88.

“Sedangkan Kota Cilegon, kalau tidak salah, 10 persen untuk kelompok satu, tujuh persen untuk kelompok dua, dan lima persen untuk kelompok tiga,” ujar Untung melalui sambungan telepon selular, Kamis (29/12). UMK Kota Cilegon tahun 2017  Kota Cilegon Rp3.331.997,63

Selain Kota Tangerang dan Kota Cilegon, dua daerah lain yang sudah mengajukan UMSK tahun 2017 yaitu Pemkab Serang dan Pemkab Tangerang, namun usulan dari kedua daerah tersebut masih dalam proses pengkajian.

“Kabupaten Serang baru minggu kemarin usulannya, kalau Kabupaten Tangerang awalnya sudah, tapi karena ada yang kekurangan kita kembalikan lagi untuk dilengkapi. Kalau tidak salah baru minggu kemarin juga kembali dimasukannya,” pungkasnya.

Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Alhamidi menjelaskan, untuk usulan UMSK tidak ada batasan waktu, karena bersifat kesepakatan Dewan Pengupahan masing-masing daerah. Selain itu, pemberlakuannya pun berdasarkan tanggal penetapan di surat keputusan UMSK.

“Jadi tidak dipatok waktu, sebetulnya mah, seharusnya UMSK itu harus segera diusulin sejak UMK ditetapkan, tapi berbeda dengan UMK, UMSK gimana kesepakatan di daerah saja,” katanya. (Bayu)