Rano Karno saat meninjau jembatan di Desa Bolang, Malingping.

LEBAK – Gubernur Banten Rano Karno memastikan pembangunan di Provinsi Banten terus berjalan sesuai Rencana Pembangunan Jangan Menengah Daerah (RPJMD) 2012-2017, seperti proyek infrastruktur di Banten Selatan dikebut pengerjaannya supaya sesuai target.

“Insya Allah target RPJMD tahun ini selesai lah yah. Sisa RPJMD 20 persen untuk jalan provinsi. Harus fokus pada undang-undang, seperti pendidikan, kesehatan,” kata Gubernur Banten Rano Karno  saat meninjau pembangunan jembatan di Desa Bolang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (27/8).

Rano awalnya sempat pesimistis tak ada satupun kontraktor berkompeten mengerjakan pembangunan infrastruktur di wilayah Banten Selatan. Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada PT Nindya Karya (Persero) yang bisa bekerja sama membangun di pelosok Banten Selatan.

“Tadinya saya bingung, ada yang mau gak kontraktor kerjain di sini ini. Saya yakin seyakin yakinnya selesai. Karena kita pakai kontraktor yang berpengalaman. Kalau tol sudah jadi, maka ini jadi jalan utamanya,” terangnya

Ia pun bercerita banyak bahwa pemerintah kabupaten dan kota di Banten ingin menyerahkan jalan miliknya untuk dikelola provinsi. Bahkan ada jalan provinsi yang diklaim telah baik justru diminta oleh pemerintah kabupaten di Provinsi Banten.

“Memang ada surat dari kabupaten/kota yang minta jalan ke kita atau menyerahkan (jalan) ke kita, seperti Kabupaten Tangerang minta Jalan Legok. Kabupaten Lebak dan Pandeglang juga menyerahkan ke kita.Tapi kita juga harus hitung. Jadi harus sesuaikan dengan kemampuan anggaran kita,” jelasnya. (Ade F)