Pemprov Minta Daerah Susun Microplanning

0
380 views

Persiapan Pemberian Vaksin Covid-19

SERANG – Provinsi Banten mendapatkan jatah 8.131.798 vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat. Sebelum disebar, Pemprov Banten meminta delapan kabupaten/kota untuk menyusun microplanning.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, dr Ati Pramudji Hastuti mengatakan, microplanning perlu disusun sebelum disebar ke delapan kabupaten/kota. “Ada empat hal yang harus disusun,” ujar Ati, kemarin.

Ati menguraikan, microplanning itu terdiri dari jumlah sasaran; jumlah pos pelayanan vaksin; dan jumlah vaksinator, tenaga kesehatan, dan kader. Selain itu, microplanning itu juga terdiri dari jumlah ketersediaan coldbox dan coldchain.

Seperti diketahui, vaksin tersebut rencananya akan dibagikan ke masyarakat secara bertahap mulai Desember nanti. Untuk tahap pertama jumlah vaksin yang akan dibagikan sebanyak 63.536 vaksin akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

Selain tenaga kesehatan, Satpol PP dan TNI/Polri sebagai garda terdepan juga akan menjadi prioritas pemberian vaksin itu.

Ati mengatakan, pihaknya memang telah mendapatkan sosialisasi langsung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait vaksin belum lama ini. Jatah vaksin yang diberikan untuk Banten tidak akan didistribusikan sekaligus tetapi secara bertahap. Vaksin yang ada saat ini hanya aman bagi masyarakat dengan usia di atas 18 tahun sampai 60 tahun. Sedangkan, vaksin untuk masyarakat di atas 60 tahun belum tersedia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, terjadi lonjakan kasus konfirmasi karena pengaruh tracing. Berdasarkan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, masih ada masyarakat yang belum taat dengan protokol kesehatan. “Tantangan paling berat yakni jaga jarak dan memakai masker,” ujar Andika. Misalnya di restoran atau rumah makan.

Kata dia, saat ini Pemprov sedang mempersiapkan kabupaten/kota untuk melaksanakan vaksinasi.

Kata dia, data penerima vaksin harus valid dan pelaksanaannya harus sesuai protokol kesehatan. Data microplanning dari kabupaten/kota harus disampaikan pada 11 November nanti. Setelah data itu masuk, Pemprov akan melakukan validasi pada 12 sampai 16 November. Setelah itu, maka akan dilaksanakan microplanning ke dirjen Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 17 November.

Andika mengatakan, distribusi vaksin tahap pertama dari Kemenkes ke Dinkes Provinsi Banten akan dilakukan Desember mendatang. Kemudian akan didistribusikan langsung ke kabupaten/kota. “Pelaksanaan vaksinasi akan berlangsung pada Desember sampai Januari nanti,” ujarnya. (nna/air)