Penambangan Pasir Liar Cimampang Bakal Ditertibkan

penambangan pasir laut liar
Dua orang warga sedang melakukan aktivitas penambangan pasir laut liar di pesisir pantai di Kecamatan Panggarangan, kemarin. (Foto: Yudha)

PANGGARANGAN – Desakan warga dan aktivis lingkungan terkait kegiatan penambangan pasir liar di pesisir Pantai Cimampang, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan direspons aparat Polsek Panggarangan. Rencananya, petugas Polsek Panggarangan Kamis (25/2/2016) akan menertibkan lokasi penambangan pasir liar.

Seperti diberitakan Harian Radar Banten, Forum Komunikasi Pimpinan (FKPK) Panggarangan tampaknya tak berdaya menghadapi aktivitas penambangan pasir laut liar di pesisir Pantai Cimampang. Soalnya, sudah hampir dua tahun berjalan, aktivitas penambangan pasir tak pernah ditindak alias dibiarkan. Akibatnya, pantai mengalami abrasi karena pasir terus-menerus dikeruk.

Kapolsek Panggarangan Inspektur Polisi Satu (Iptu) Aan Suhanda mengatkan, pihaknya sudah menerjunkan petugas untuk mengecek lokasi penambangan dan perizinan. Hasilnya, lanjut Aan, kegiatan penambangan pasir itu memang ilegal alias tak berizin. “Makanya, kita akan tertibkan,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Panggarangan Buhara membenarkan bahwa kegiatan penambangan pasir laut di Pantai Cimampang belum mengantongi izin. Ia membeber, hasil dari kegiatan penambangan pasir yang sudah berjalan sekira dua tahun itu sebagian disalurkan untuk rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) setempat. “Saya juga mendukung penambangan pasir itu ditertibkan, tidak ada beban bagi saya,” tegasnya.

Sementara itu, aktivis lingkungan Lebak Selatan (Baksel) Nandang Supriatna mendukung tindakan penertiban yang akan dilakukan aparat Polsek Panggarangan. “Harus diberi tindakan hukum, ini untuk memberi efek jera kepada pelaku penambangan liar lainnya. Sehingga, mereka tak berani lagi melakukan penambangan liar,” ujarnya. (RB/duy/sr/ags)