Penanganan Covid Sesuai Karakteristik Daerah

0
350 views

CILEGON – Pemerintah Provinsi Banten tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanganan Covid-19, pemerintah kabupaten kota pun diminta masukan dalam penyusunan produk hukum tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Dana Sujaksani menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon meminta kepada Pemprov Banten agar memasukan klausul yang membuka ruang kabupaten kota agar bisa menangani Covid-19 sesuai dengan karakteristik daerah.

“Jangan dipukul rata, setiap daerah karakteristiknya berbeda-beda, model kita industri, ada kekhususan, Lebak Pandeglang pertanian, ada kekhususan,” ujar Dana.

Dana menilai, dengan disesuaikanya penanganan Covid-19 sesuai karaktersitik daerah diharapkan bisa membuat upaya penanganan itu berjalan optimal.

Dijelaskan Dana, Pemkota Cilegon pun saat ini sedang menyusun Perda penanganan Covid-19, dengan dimasukannya klausul yang diusulkan Pemkot ke Pemprov Banten, diharapkan tidak terjadi benturan antara Perda yang dibuat oleh provinsi dengan yang dibuat oleh Pemkot.

“Kalau di provinsi perda secara umum, di kabupaten kota diatur secara spesifik, sesuai kebutuhan kabupaten kota masing-masing,” ujarnya.  

Sebelumnya, Walikota Cilegon Edi Ariadi pun mengungkapkan akan menjadikan Peraturan Walikota (Perwal) tentang Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) menjadi Perda. Hal itu diungkapkan Edi saat disinggung soal implementasi Prokes di Kota Cilegon.

Edi mengakui disiplin prokes di Kota Cilegon masih belum baik, sanksi tegas pun belum dilakukan oleh pemerintah.

Namun Edi mengaku telah meminta Satpol PP Kota Cilegon untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu baik kepada masyarakat umum maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Denda saja berapa, jangan pandang bulu, tegas ke semuanya,” ujar Edi. (Bam)