Penataan RW 04 Sidamukti Buat Juri Tersenyum

0
312 views

BAROS – RW 04 Desa Sidamukti, Kecamatan Baros mampu membuat tim juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) 2020 kagum ketika mereka melakukan penilaian tahap pertama. Selain tingginya antusiasme masyarakat untuk mengikuti lomba, hasil penataan warga juga membuat dua juri dari kelompok 19 tidak berhenti tersenyum.

Sejak datang ke RW 04, kedua juri yaitu Sabit dan Bripka Urip Hadi sudah disambut ratusan warga yang telah menunggu sejak pagi. Penyambutan dilakukan sebagai bentuk penghargaan warga kepada para juri yang akan melakukan penilaian LKBA 2020 di desa tersebut.

Juri pun diajak berkeliling di RT 05 yang memiliki tempat pengolakan sampah dan taman baca, dilanjutkan ke RT 07 yang memiliki taman di tengah sawah, dan RT 09 yang di setiap rumah warganya dipenuhi tanaman hasil penghijauan warga.

Sabit, salah satu juri yang merupakan perwakilan dari Karang Taruna Kabupaten Serang mengaku kagum dengan kekompakan warga di RW 04, hasil penataan warga juga cukup bagus sehingga dirinya sangat senang melihat hasil penataan hang dilakukan warga sejak dua bulan terakhir itu.

“Bagus ya, dari kebersihan sudah bagus, penghijauan juga merata, inovasi dengan membuat taman di tengah sawah dan taman baca juga cukup baik. Hanya saja, kedepannya warga perlu meningkatkan lagi pemanfaatan lahan kosongnya, karena ada beberapa lahan tidur yang saya lihat memiliki potensi untuk dimanfaatkan,” ujar sabit.

Bripka Urip Hadi, juri lainnya dari kelompok 19 menambahkan, dari segi keamanan apabila melihat ke kelengkapan peralatan di pos ronda sudah sangat bagus. Kegiatan ronda di RW tersebut juga sudah berjalan. “Di setiap RT sudah ada pos rondanya, peralatannya juga sudah hampir lengkap. Yang masih perlu untuk ditambah adalah senter dan nomor telepon penting seperti nomor telepon damkar dan puskesmas,” tambah Urip.

Menindaklanjuti hasil penilaian tahap pertaman ini, Kepala Desa Sidamukti, Juhri mengaku yang masih belum di RW 05 adalah keberadaan bank sampah, dirinya menyatakan bank sampah akan segera diaktifkan agar pada penilaian tahap kedua nanti sudah bisa ditunjukan.

“Sebetulnya kalau untuk pengelolaan sampah sudah berjalan, tetapi memang bank sampahnya saja yang masih belum dibentuk, selain itu tidak ada lagi masukan dari tim juri. Tetapi kami akan terus meningkatkan penataan di RW tersebut untuk penilaian kedua mendatang,” ungkap Juhri. (rio/air)