CILEGON – Pencapaian realisasi pajak daerah di Unit Pendapatan Teknis (UPT) Samsat Kota Cilegon pada tahun 2017 lalu mampu melebihi dari target. Bahkan surplus dari target itu mencapai sekira 5 milyar rupiah.

Untuk diketahui, berdasarkan data rekapitulasi dan realisasi pajak daerah di wilayah Kota Cilegon tahun anggaran 2017 untuk jenis pajak PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dari target Rp 98.351.591.000 terealisasi sebanyak Rp 102.115.211.00. BBNKB (bea balik nama kendaraan bermotor) target Rp 87.473.133.00 terealisasi Rp 89.442.457.000. 

Kemudian untuk PBBKB (pajak bahan bakar kendaraan bermotor) target Rp 75.464.585.000 mampu terealisasi Rp 79.134.309.204. Sedangkan untuk pajak rokok dari target Rp 27.875.553.220 terealisasi sebanyak Rp 33.151.394.508.

Lantas bagaimana cara Kepala Upt Samsat Cilegon Raden Berly Natakusuma mampu menembus pencapaian gemilang itu? Berly menyebut ialah dengan kerja kerja dan semangat tim yang di perkuat. Tentunya dengan didukung meleknya tingkat kesadaran wajib pajak untuk membayarkan pajak.

“Ini merupakan suatu hasil kerja teman-teman di UPT Samsat Cilegon. Tentunya dengan berbagai upaya yang dilakukan. Kita berupaya maksimal karena di perubahan anggaran kita mendapatkan tambahan (target) 3 milyar, sulit tercapai namun karena beberapa hal yang dilakukan alhamdulilah menghasilkan sesuai dengan harapan,” ujar Berly saat ditemui Radar Banten online di ruang kerjanya, Sabtu (13/1).

Ia menuturkan beberapa upaya yang dilakukan Upt Samsat Cilegon itu yakni dengan memperkuat kekompakan bersama Pemkot Cilegon, Polres Cilegon, Jasa Raharja dan menggandeng perusahaan-perusahaan di Kota Cilegon.

“Kami telah menjawab apa yang menjadi tantangan di tahun 2017. Beberapa inovasi yang kita miliki dalam rangka mengajak masyarakat membayar pajak tepat waktu, salah satunya dengan Gebyar Samsat Cilegon. Kemudian razia gabungan, penagihan secara langsung door to door, dan juga dengan upaya mobil samsat keliling,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)

BAGIKAN