Tim SAR saat mencari korban yang hilang.

SERANG – Perahu eretan yang menyeberangi Sungai Ciujung dari Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, menuju Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Selasa (22/1), terbalik sekira pukul 06.30 WIB. Suwanda, salah satu penumpang yang tidak berhasil menyelamatkan diri, hingga sore ini belum bisa ditemukan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Serang Rachmat mengatakan, upaya pencarian korban yang hilang dilakukan sejak ada laporan. Pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi. Namun karena hingga pukul 18.00 WIB belum ditemukan, pencarian dihentikan dan dilanjutkan Rabu (23/1) besok pagi.

“Kalau malam dihentikan karena gelap, kita akan lakukan breafing dulu untuk strategi pencarian berikutnya,” katanya di lokasi kejadian, Selasa (22/1) sore.

Kata Rachmat, pencarian dilakukan dengan menggunakan empat perahu karet hingga radius hingga lima kilometer dari lokasi kejadian. “Kedalaman air diperkirakan sekitar 15 meter lebih, airnya juga cukup deras karena hujan sejak tadi malam (Senin (21/1) malam-red),” ujarnya.

Sementara motor korban yang ikut tercebur ke dasar Sungai Ciujung, lanjut dia, belum dicari. Pihaknya masih mencari satu penumpang yang terbawa arus. “Kalau evakuasi motor itu kan perlu alat juga, kita fokus korban yang hanyut dulu,” terangnya.

Koordinator Pusdalpos BPBD Kabupaten Serang Jhony Erwangga saat dikonfirmasi, Selasa (22/1/) siang, menjelaskan, data sementara perahu itu mengangkut sebanyak 22 orang dan 13 sepeda motor. “Yang selamat 21 orang. Yang belum ditemukan satu orang atas nama Suwanda, warga Cirogol,” kata Jhony via telepon.

Berdasarkan pantauan hingga tadi sore, perahu tersebut mengangkut 29 orang (22 penumpang dan 7 kru) dan 18 kendaraan roda dua.

Dari kesaksian warga, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu perahu membawa warga yang ingin bekerja ke wilayah industri. “Pas perahu mau nyandar, terbalik,” kata Dadi Suhardi, warga Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, di lokasi kejadian. (Abdul Rozak/Aas)

BACA selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id. Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live.