Pendapatan Pajak Daerah Lebak Capai 42 Persen

0
6.752 views
Kepala Bapenda Kabupaten Lebak Hari Setiono saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (4/6).

RANGKASBITUNG – Pandemi coronavirus disease (Covid-19) tak berpengaruh pada pendapatan pajak daerah di Kabupaten Lebak. Terbukti, hingga pertengahan tahun ini atau terhitung Mei, target pendapatan dari sektor pajak daerah mencapai Rp33,962 miliar atau 42,54 persen dari target Rp79,836 miliar.

Sekadar diketahui, terjadi penurunan target sektor pajak daerah akibat pandemi Covid-19. Sebelum perubahan, target pajak daerah di Kabupaten Lebak mencapai Rp86,3 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak, Hari Setiono mengatakan, pihaknya menurunkan target pajak daerah akibat pandemi Covid-19. Tujuh dari 11 jenis pajak di Kabupaten Lebak mengalami penurunan target. Hanya empat jenis pajak yang tidak mengalami perubahan, yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp27 miliar, Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar Rp19,2 miliar, pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp16 miliar, dan pajak parkir sebesar Rp216 juta. “Alhamdulilah, untuk target pendapatan pajak daerah di tengah pandemi Covid – 19 ini sampai Mei mencapai 42,54 persen,” ungkapnya bangga.

Diungkapkan Hari, secara keseluruhan realisasi pajak dan retribusi daerah sampai Mei ini mencapai Rp41,6 miliar atau 46,56 persen dari target Rp89,536 miliar. “Memang dampak pandemi Covid -19 ada. Tapi, terhadap realisasi pajak dan retribusi daerah tak begitu berpengaruh signifikan,” tegasnya.

Hari pun merinci, realisasi pendapatan pajak daerah sebesar Rp79,836 miliar itu terbesar disumbang dari sektor PBB Rp27 miliar, PPJ Rp19,2 miliar, pajak Mineral Bukan Logam Rp14 miliar, dan pajak BPHTB Rp16 miliar. Hari pun optimistis, pihaknya bisa mencapai target pajak daerah hingga akhir tahun. Pihaknya terus melakukan koordinasi yang baik, serta membuat beberapa terobosan agar wajib pajak (WP) melaksanakan kewajibannya membayar pajak. “Khusus pajak BPHTB, realisasinya sudah mencapai Rp89,32 persen dari target Rp16 miliar dan PPJ yang mencapai 41 persen dari target Rp19,2 miliar,” tandas mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak ini.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran dan Pendataan Bapenda Kabupaten Lebak, Dery Derawan menambahkan, pihaknya terus melakukan terobosan agar dalam situasi pandemi Covid -19 ini target pajak daerah tercapai. Ia pun mengaku, pihaknya terus melakukan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar sampai akhir tahun target PAD tercapai. “Ini penting, karena apa yang diperoleh dari sektor PAD akan digunakan untuk membangun Kabupaten Lebak agar semakin baik,” terangnya. (nce/zai)