Penderita Amnesia Tenggelam di Ciujung

0
711 views
Tim SAR BPBD melakukan pencarian korban tenggelam di Kampung Cigatel, Desa Kramatjati, Kecamatan Kragilan, Minggu (5/7)

KRAGILAN – Kastina (65), warga penderita amnesia dari Kampung Cigatel, Desa Kramatjati, Kecamatan Kragilan dikabarkan tenggelam pada Sabtu (4/7) di aliran Sungai Ciujung. Hingga kemarin (5/7) siang, jasad korban belum ditemukan.

Hingga kemarin siang, informasinya warga dan aparat kebencanaan masih melakukan pencarian.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Rahmat membenarkan, pihaknya menerima laporan adanya warga yang tenggelam di aliran Sungai Ciujung. Pihaknya langsung menerjunkan tim Search and Rescue (SAR) BPBD untuk melakukan pencarian. “Korban tenggelam masih belum ditemukan,” ungkap Rahmat kepada Radar Banten, Minggu (5/7) malam.

Berdasarkan kronologi kejadian yang diterima Rahmat dari warga, awalnya korban melakukan aktivitas di sekitar aliran Sungai Ciujung. Kemudian, korban jatuh terpeleset hingga tenggelam. Setelah itu, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD dan langsung melakukan pencarian. “Kita masih terus berusaha mencari menggunakan satu unit perahu karet,” ungkapnya.

Informasi yang diterima Rahmat, korban tenggelam merupakan penderita amnesia. Pencarian terhadap korban, disebutkan Rahmat, dimulai sejak Sabtu pukul 06.25 WIB hingga pukul 10.00 WIB hingga radius tiga Kilometer di aliran Sungai Ciujung. Kemudian pencarian dilanjutkan keesokan harinya mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.30 WIB. “Kondisi terakhir korban masih belum ditemukan,” katanya.     

Sesuai prosedur pencarian, kata Rahmat, pihaknya terus berusaha mencari korban selama empat hari ke depan dengan jarak pencarian tiga kilometer. “Semoga besok kita mendapat hasil,” harapnya.

Sementara itu, Camat Kragilan, Epon Anih Ratnasih mengimbau, warga ikut gotong royong membantu aparat kebencanaan mencari korban dengan mengontrol sepanjang irigasi sungai. Epon juga mengimbau, warga berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai.  “Semoga korban segera ditemukan,” harapnya. (mg06/zai)