Ilustrasi (Jawa Pos)

TANGERANG – Warga Perumahan Cimone Permai, Kecamatan Karawaci digegerkan dengan penemuan mayat Sandi (46) di dalam kamarnya, Rabu (9/5) lalu sekira pukul 18.30 WIB. Sandi ditemukan tewas dengan posisi tidur terlentang. Saat itu,
di ketahui korban sendirian di rumah.

Informasinya, korban ditemukan dengan badan membengkak dan berair serta mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Saat ditemukan korban mengenakan celana pendek merah dan kaus oblong putih.

Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim mengatakan, pihaknya mendapat laporan tentang penemuan mayat tersebut Rabu (9/5) sekira pukul 21.30 WIB. Kata dia, informasi diterima dari saksi yang merupakan kakak dan keponakan korban.

”Awalnya mereka mencium bau menyengat. Saat memeriksa sumber bau ternyata dari kamar korban,” katanya, Kamis (10/5).

Abdul mengungkapkan, setelah mendapat laporan ia dan petugas Polsek Karawaci langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Kata dia, petugas langsung memeriksa korban lalu membawanya ke RSUD Tangarang. ”Dari pemeriksaan
tubuh korban tidak ditemui tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul ataupun tajam,” ungkapnya.

Lebih lanjut, keluarga korban sempat menceritakan korban telah lama menderita penyakit stroke. ”Korban sudah stroke sekitar tiga tahun terakhir, sebelum ditemukan memang keluarganya beberapa hari tidak menjenguk korban,” tuturnya.

Salah satu saksi Etianingsih (50) mengatakan, penemuan mayat adiknya itu bermula saat dirinya mencium bau busuk yang dikira berasal dari sampah dapur. ”Tapi saat saya buang sampah yang di dapur ternyata bau busuknya tetap ada.
Setelah itu, saya meminta anak saya melihat kamar Sandi dan barulah diketahui Sandi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya.
(mg-08/dai/sub/RBG)