Penderita Tumor di Ciawi Harapkan Bantuan

0
538 views
Sekdes Ciawi Madropi berbincang dengan Asminah, ibunda Maryati, warga Kampung Carenang Kidul RT/RW 09/04,Desa Ciawi, Kecamatan Patia, yang menderita tumor, Senin (18/5).

MARYATI (33) penderita tumor pembuluh darah di Kampung Carenang Kidul RT/RW 09/04, Desa Ciawi,  Kecamatan Patia, dambakan bantuan untuk biaya operasi. Penyakit itu dirasakannya sejak empat tahun lalu. Saat kontraksi, ia merasakan menggigil dengan nyeri dari bagian kepala hingga seluruh tubuh.

Saat ini Maryati hanya bisa duduk dan berbaring sambil mengurus kedua anaknya, satu duduk di bangku SD dan satu masih balita. Maryati mengaku tak kuasa untuk mendapatkan biaya operasi jika hanya mengandalkan penghasilan suaminya, Dani, seorang buruh tani. “Biaya dari mana Pak kalau saya harus mengeluarkan uang puluhan juta rupiah. Biaya untuk makan saja kewalahan,” katanya.

Asminah ibu dari Maryati menceritakan, anaknya sudah ditangani oleh pihak Puskesmas Patia sejak 2017 lalu, hingga dirujuk ke RSUD Berkah, dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat. “Namun hingga kini belum sembuh, lantaran dulu enggak sempat dioperasi, karena enggak ada biaya sehari-hari saat di rumah sakit,” katanya.

Menurut Asminah, Maryati menderita sakit sejak empat tahunan terakhir, meskipun ia mengetahui saat Maryati kecil hanya terlihat merah seperti tanda di keningnya. Kemudian, tanda merah itu menjadi benjolan kecil saat dewasa. “Sekarang besar benjolannya seukuran kepalan tangan di bagian kening dekat mata sebelah kiri,” katanya.

Sekretaris Desa (Sekdes) Ciawi, Kecamatan Patia Madropi mengakui aparatur desa mendampingi pasien tersebut sudah optimal bersama pihak Puskesmas. “Meskipun hasilnya belum maksimal,” katanya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Puskesmas Patia Sri Rejeki memastikan, pihaknya sudah sudah merujuk Maryati langsung ke RSCM, namun dari pihak RSCM belum menjadwalkan operasi. “Udah kami rujuk langsung ke RSCM, kita nunggu jadwal operasi,” katanya. (her/ibm)