Penemuan Granat Manggis Gegerkan Warga Lebak

0
972 views

LEBAK – Warga Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, digegerkan dengan penemuan granat manggis saat membersihkan areal pesawahan pada 30 Juni 2020. Granat tersebut diduga sudah aktif dan kini telah diamankan tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Satbrimob Polda Banten.

Pantauan Radar Banten di lokasi, Polres Lebak memasang garis polisi di lokasi penemuan dan penyimpanan granat di Kampung Pasirpogor, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak. Tim Jihandak Polda Banten mengamankan granat tersebut. Mereka menduga granat manggis ini masih aktif dan berpotensi membahayakan masyarakat.

Andi (49), warga Tambakbaya menyatakan, granat tersebut ditemukannya saat membersihkan saluran irigasi pada 30 Juni 2020. Awalnya dia tidak tahu bahwa besi yang telah berkarat itu granat manggis. Karena itu, besi tersebut dimasukan ke kantong celana dan dibawa ke rumahnya. Setelah itu, istrinya menyarankan agar benda tersebut disimpan di dekat pohon melinjo di samping rumahnya.

“Iya, penemuannya udah lama. Saya curiga dengan barang tersebut dan atas saran teman saya lapor ke RT serta Desa Tambakbaya. Pihak desa menyampaikannya ke kepolisian dan mereka melakukan pengecekan ke sini,” kata Andi kepqda wartawan, Jumat (17/7).

Di lokasi, mereka memasang garis polisi agar masyarakat sekitar tidak mendekat. Tidak lama kemudian, tim jihandak gegana Polda Banten datang dan mengamankan granat tersebut.

“Masyarakat yang penasaran dengan penemuan granat banyak yang melihat ke sini. Walaupun mereka enggak berani terlalu dekat, karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Koordinator Tim Penjinak  PS Kanit 1 Subden 1 Jibom IPTU Wachijan menyatakan, granat tersebut saat ini sudah diamankan dan akan langsung diledakan di lahan kosong karena membahayakan keselamatan masyarakat. Granat ditemukan warga pada 30 Juni 2020 lalu saat sedang membersihkan saluran irigasi.

“Granat manggis ini ditemukan warga 17 hari yang lalu, tapi karena mereka tidak tahu bahwa itu barang berbahaya maka baru dilaporkan sekarang. Kalau kita liat kondisi granat tersebut sangat sempurna. Untuk kondisi aktif dan tidak aktif, yang jelas dalam SOP kita dikatakan aktif dan sangat berbahaya,” pungkasnya.(Mastur)