Penertiban PKL di Bahu Jalan Kota Serang Belum Kompak

PKL Serang
Petugas Satpol PP Kota Serang mengangkat gerobak milik PKL yang berjualan di trotoar Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, Senin (1/2/2016). (Foto: Yan Cikal)

SERANG – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu dan trotoar jalan protokol Kota Serang ditertibkan, karena dinilai telah mengganggu kepentingan umum. Namun, penertiban tidak kompak karena Satpol PP Kota Serang bergerak sendiri tanpa keterlibatan Polres Serang dan Dishubkominfo Kota Serang.

Dilansir dari Harian Radar Banten, penertiban dimulai dari Mal Serang, Islamic Center, hingga Jalan Jenderal Sudirman. Sejumlah pedagang makanan dan minuman ringan, konter pulsa berjalan, warung di atas trotoar, warung lesehan, serta pedagang buah durian, dan rambutan lari kocar-kacir melihat kedatang petugas Satpol PP.

Ditemui di sela-sela penertiban, Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban (Kabid Trantib) Satpol PP Kota Serang Daru Hartono mengatakan, pengangkutan gerobak PKL dan pembongkaran bangunan semi permanen merupakan kelanjutan dari hasil sosialisasi sebelumnya. Tidak boleh ada PKL, parkir liar, atau kendaraan yang parkir sembarangan di sepanjang jalan protokol. ”Kemarin kan sudah kita ingatkan. Karena masih tetap membandel, terpaksa hari ini (kemarin-red) kita angkut,” kata Daru.

Daru menyesalkan tidak ada satu pun personel Dishubkominfo Kota Serang dan Polres Serang dalam penertiban, padahal sudah menjadi kesepakatan bersama. Sampai selesai penertiban, tidak ada personel Dishubkominfo dan Polres Serang yang ikut terlibat. Hanya satu orang personel Polres Serang yang mengawal penertiban dengan membantu mengurai kemacetan.

Kasi Dalops Satpol PP Kota Serang Misri menyesalkan tidak ikut terlibatnya petugas Dishubkominfo Kota Serang dan personel Satlantas Polres Serang. Padahal, telah ada kesepakatan untuk bersama menertibkan bahu jalan. ”Bagaimana mau tertib, kalau pelaksanaan tidak bersama-sama? Untuk menciptakan ketertiban, dikembalikan pada fungsi masing-masing. Ya, jelas tidak bisa kalau kami bergerak sendiri,” keluhnya.

Sejumlah PKL tampak terkejut saat petugas Sapol PP datang menghampiri. Petugas bersikap tegas dan mengangkut gerobak pedagang yang mengganggu bahu jalan. Kata Misri, pihaknya tidak segan-segan melakukan penertiban, termasuk menggusur sejumlah bangunan semipermanen di atas trotoar jalan. ”Walau sendiri, kami akan terus jalan. Minimal dua hari sekali kami akan turun ke jalan. Kalau perlu setiap hari jika ada PKL yang masih membandel,” tandasnya.

Dihubungi melalui sambungan telepon genggam telponnya, Kasatlantas Polres Serang AKP Ricky Crisma Wardana dan Kepala UPT Parkir Dishubkominfo Kota Serang Ahmad Yani tidak merespons. Sekadar diketahui, pada rapat bersama Kamis (28/1/2016) lalu, jajaran Satlantas Polres Serang, Satpol PP, dan Dishubkominfo Kota Serang sepakat akan menertibakan sejumlah pengganggu bahu jalan. Hal itu dilakukan untuk menciptakan Kota Serang yang tertib lalu lintas. (RB/mg14/run/dwi)