Pengadilan Negeri Serang Eksekusi Bangunan dan Tanah di Cilegon

0
67

CILEGON – Ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, dan Satpol PP Kota Cilegon mengeksekusi satu unit bangunan beserta luas tanahnya, yang terletak di Komplek Ruko Mega Cilegon nomor A-5, Kamis (16/11).

Camat Purwakarta, Lurah Ramanuju, serta Kapolsek Pulomerak turut mengawal berlangsungnya proses eksekusi. Proses eksekusi ini juga semakin ramai lantaran menjadi pusat perhatian warga dan pengendara yang melintas.

Kuasa hukum pihak yang dieksekusi sempat mencegah jalannya pembongkaran pagar dan pengeluaran barang-barang yang masih berada di dalam ruangan. Namun tidak berlangsung lama, pihak Juru Sita Pengadilan Negeri Serang mengajaknya berbicara sehingga proses eksekusi dapat terus berlangsung.

Terlebih dahulu sebelum proses eksekusi, Juru Sita Pengadilan Negeri Serang Cucu Mulyana membacakan surat penetapan eksekusi pengosongan bangunan. Dalam surat itu menyebutkan bahwa permohonan eksekusi diminta oleh Joni Andriansyah sebagai pihak pemenang lelang.

“Pemohon eksekusi telah memohon kepada kami, agar Pengadilan Negeri Serang dapat melakukan eksekusi terhadap sebidang tanah berikut bangunan dengan sertifikat hak milik. Pemohon eksekusi sebagai pemenang lelang dilindungi oleh undang-undang,” ujarnya.

Dijelaskannya, perkara eksekusi ini melibatkan pihak Joni Andriansyah sebagai pemohon eksekusi melawan Candra Saputra Dani (LSM Bantuan Hukum Operasional Penyelamatan Aset Negara Republik Indonesia). “Menurut pemohon, hingga kini termohon eksekusi belum menyerahkan tanah tersebut sejak tenggang waktu delapan hari telah terlewati,” tuturnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, eksekusi ini terkait perkara peminjaman modal di Bank Panin. Kredit macet, kemudian bangunan dan tanah dilelang oleh pihak Bank dan dimenangkan Joni Andriansyah. Hingga berita ini ditulis, proses pengosongan barang di bangunan tersebut masih berlangsung. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)